Satu hal yang paling dinantikan oleh Marc Marquez dalam lawatannya ke Indonesia bukan sekadar meraih podium tertinggi, melainkan sekadar menyentuh garis finis pada balapan utama hari Minggu. Kutukan di lintasan Mandalika selama beberapa tahun terakhir menjadi tantangan mental tersendiri bagi pembalap andalan Ducati tersebut dalam perburuan gelar juara dunia musim ini.

Dalam sesi jumpa pers di Jakarta pada Selasa, pembalap asal Spanyol ini secara terbuka meminta doa kepada para penggemar di Tanah Air agar tren negatifnya segera berakhir. Sejak sirkuit kebanggaan Indonesia ini masuk dalam kalender balap internasional pada 2022, ia belum pernah sekalipun mencatatkan hasil sempurna di sesi balapan utama akibat rangkaian insiden kecelakaan dan masalah kebugaran.

Badai cedera dan insiden horor sempat mewarnai awal kehadiran sang juara dunia di Lombok, mulai dari gegar otak pada edisi 2022 hingga rentetan kecelakaan di tengah lomba pada musim-musim berikutnya. Meski demikian, situasi menjelang akhir pekan balap kali ini menunjukkan tren positif menyusul hasil gemilang yang diraihnya saat mendominasi rangkaian balapan di Sirkuit Motegi, Jepang, beberapa waktu lalu.

Persaingan ketat di papan atas klasemen sementara kini melibatkan sang rider dengan rival utamanya, Jorge Martin. Jarak poin yang sangat tipis membuat setiap seri sisa musim ini menjadi krusial, di mana selisih keduanya kini hanya terpaut dua angka saja di puncak perburuan takhta tertinggi.

Rangkaian MotoGP Mandalika Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 11 Oktober mendatang di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dengan mentalitas positif serta dukungan penuh publik Indonesia, ambisi memutus rekor buruk kini berada di ambang pembuktian nyata.