Pembalap andalan Ducati, Marc Marquez, menatap seri Pertamina MotoGP Mandalika Grand Prix of Indonesia 2026 dengan penuh rasa percaya diri. Berbekal data evaluasi dari musim sebelumnya, peraih banyak gelar juara dunia ini merasa memiliki fondasi yang jauh lebih solid untuk menjinakkan karakter unik Sirkuit Mandalika yang terkenal dengan tantangan cengkeraman aspalnya.

Hasil positif langsung terlihat sejak sesi latihan bebas pertama (FP1) di mana sang bintang Spanyol sukses mengamankan posisi kedua dengan catatan waktu 1 menit 30,369 detik, hanya terpaut tipis dari pemuncak sesi tersebut. Konsistensi ini berlanjut pada sesi latihan berikutnya, di mana ia berhasil mengamankan posisi kelima lewat catatan waktu 1 menit 29,426 detik yang membawanya melangkah langsung ke kualifikasi Q2.

Meski demikian, persaingan di lintasan sama sekali tidak mudah. Marquez secara terbuka mewaspadai kekuatan motor Aprilia yang tampil sangat kompetitif di tikungan-tikungan mengalir. Oleh karena itu, evaluasi mendalam terus dilakukan bersama tim untuk memaksimalkan potensi kuda besi Desmosedici miliknya dalam mencari set-up terbaik demi menghadapi ketatnya sesi kualifikasi dan balapan.

Target utama Marquez akhir pekan ini bukan sekadar menjaga konsistensi di atas lintasan, melainkan secara agresif mendongkrak kecepatan puncak. Hal ini krusial mengingat ambisinya untuk bisa menembus persaingan ketat di kelompok tiga besar hingga lima besar, sekaligus memutus rentetan hasil kurang beruntung yang kerap ia alami pada empat edisi GP Indonesia sebelumnya di masa lalu.

Dengan motor yang dinilai jauh lebih kompetitif ketimbang musim lalu, pembalap berusia 33 tahun ini siap membayar tuntas dukungan publik Indonesia. Rangkaian akhir pekan MotoGP Mandalika 2026 akan berlanjut pada hari Sabtu dengan agenda latihan bebas kedua, sesi kualifikasi Q1 dan Q2, sebelum memuncak pada gelaran Sprint Race dan balapan utama hari Minggu.