Derby della Madonnina malam ini bakal menjadi panggung pembuktian bagi penyerang andalan Inter Milan, Marcus Thuram, yang tengah berada dalam performa terbaiknya. Dilansir dari Football Italia, pemain berusia 29 tahun ini menjelma sebagai figur paling krusial di lini depan Nerazzurri menyusul cedera yang membekap rekan duetnya, Lautaro Martínez. Goresan tinta emas ini terlihat dari konsistensinya yang selalu turun sebagai starter dalam enam pertandingan terakhir sejak jeda internasional bulan Oktober lalu.
Ketajaman Thuram terbukti nyata lewat torehan gol beruntun di tiga partai liga terakhir saat menghadapi Parma, Bologna, serta Fiorentina. Perannya semakin tidak tergantikan ketika ia turut memprovokasi gol bunuh diri Venezia dalam kemenangan meyakinkan 2-0. Pelatih Cristian Chivu pun telah mengonfirmasi bahwa kondisi fisik sang penyerang tetap prima meski harus memikul beban kerja yang sangat berat di tengah padatnya jadwal kompetisi Serie A dan Eropa.
Kendati demikian, malam ini Thuram menghadapi misi khusus yang cukup menantang: memutus rekor buruk tanpa gol di laga derby. AC Milan selama ini kerap menjadi batu sandungan, di mana torehan terakhirnya ke gawang Rossoneri tercipta pada 22 April 2024 silam—malam bersejarah ketika Inter mengunci Scudetto dan bintang kedua mereka. Masalah kebugaran dan cedera sempat membuatnya absen dalam tiga bentrokan derby berikutnya di berbagai ajang domestik.
Menatap duel krusial ini, Thuram diprediksi bakal berpasangan dengan salah satu opsi di lini depan, entah itu Francesco Pio Esposito ataupun Ange-Yoan Bonny. Selepas big match tersebut, ujian berat lain sudah menanti Inter dalam pekan sibuk sebelum jeda internasional, mulai dari lawatan ke markas Feyenoord di ajang Champions League hingga menjamu Como di kandang sendiri.
Lonjakan performa yang ditunjukkan sang penyerang diyakini banyak pihak, termasuk laporan media Italia, akan memikat perhatian pelatih tim nasional Prancis. Jika konsistensi ini terus terjaga, Didier Deschamps atau siapapun penerusnya bakal kesulitan untuk mengabaikan namanya dari daftar skuad Les Bleus pada pemanggilan berikutnya.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang