Pembalap kebanggaan Indonesia, Mario Aji, menunjukkan mental baja setelah menghadapi ujian berat pada hari pembuka akhir pekan balap. Beraksi di hadapan publik sendiri dalam ajang Pertamina Moto2 Mandalika Grand Prix of Indonesia 2026, rider berbakat ini tetap memancarkan optimisme tinggi meski sempat mengalami insiden kecelakaan yang cukup menguji adrenalin di atas lintasan Sirkuit Mandalika.
Sesi latihan bebas hari Jumat tidak berjalan sepenuhnya mulus bagi pembalap andalan Honda Team Asia tersebut. Kondisi cuaca dengan temperatur tinggi serta kelembapan udara yang begitu pekat membuat tantangan fisik kian berlipat ganda, bahkan bagi seorang pebalap yang sudah sangat akrab dengan iklim tropis Lombok. Kendati demikian, ia mengaku tetap menikmati setiap detik memacu kuda besi di kandang sendiri.
Petaka kecil datang ketika sesi latihan kembali dilanjutkan pasca pengibaran bendera merah. Mario mengakui bahwa dirinya melakukan sedikit kesalahan teknik ketika mengambil sudut tikungan dengan kemiringan yang lebih ekstrem dari biasanya, yang kemudian berujung pada hilangnya kendali pada roda depan hingga membuatnya terhempas ke gravel.
Meski harus mengakhiri sesi lebih awal akibat insiden tersebut, sang pembalap sama sekali tidak kehilangan arah atau motivasi. Ia menegaskan bahwa sebelum kecelakaan terjadi, rasa berkendara dengan motornya sudah berada di jalur yang sangat positif dan menunjukkan progres signifikan yang bisa diandalkan untuk sesi kualifikasi berikutnya.
Fokus kini sepenuhnya diarahkan pada evaluasi total bersama para kru di garasi tim untuk memperbaiki kesalahan kecil demi hasil optimal pada hari Minggu esok. Dengan dukungan penuh publik tribun, tekad bulat sang rider muda untuk memberikan penampilan terbaik di kandang sendiri sama sekali tidak luntur oleh insiden hari pertama.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang