Kursi kepelatihan Massimiliano Allegri di Napoli mendadak berada di ujung tanduk menyusul rentetan hasil buruk yang terus menghantui klub. Situasi kian pelik setelah pelatih berpengalaman asal Italia itu terpaksa absen memimpin sesi pemulihan fisik skuad akibat terserang flu berat, tepat sehari setelah kekalahan memalukan dari tim promosi.

Badai kritik menerpa Partenopei usai takluk tipis 0-1 dari Venezia dalam lanjutan kompetisi Serie A akhir pekan kemarin. Padahal, sang lawan datang ke pertandingan dengan catatan tanpa satupun poin dari enam laga awal musim ini, membuat kekalahan tersebut terasa sangat menyesakkan bagi para pendukung setia di stadion.

Catatan minor ini resmi mengukir rekor kelam sebagai start terburuk Napoli dalam 17 tahun terakhir di bawah komando sang allenatore anyar. Total lima kekalahan dari sembilan pertandingan awal lintas ajang kini telah ditelan, membuat posisi mereka tertinggal sembilan angka di belakang Inter Milan yang nyaman bertengger di puncak klasemen sementara.

Tekanan dari manajemen kini berada di level maksimal menyusul laporan dari media-media ternama Italia yang menyebutkan bahwa masa depan sang juru taktik bakal ditentukan dalam dua laga krusial kedepan. Dilansir dari Football Italia, situasi darurat ini menuntut reaksi cepat jika tidak ingin pemecatan segera terjadi di Stadio Maradona.

Ujian berat langsung menanti di depan mata saat wakil Italia ini harus menghadapi Bodo Glimt di ajang Eropa, diikuti duel sarat gengsi menghadapi AS Roma akhir pekan nanti. Dua pertandingan tersebut praktis menjadi hidup-mati bagi kelanjutan karier sang pelatih di Naples.