Kunjungan AC Milan ke markas Sassuolo dalam lanjutan Serie A akhir pekan ini harus dibayar mahal oleh lini belakang tim tamu. Bek tengah andalan mereka, Matteo Gabbia, terpaksa ditarik keluar lapangan sambil menangis setelah mengalami cedera yang tampak serius saat pertandingan baru berjalan seperempat jam.

Musim 2026-27 ini sebenarnya menjadi momen penting bagi sang bek tengah setelah sebelumnya sempat terhambat masalah engkel pada bulan September lalu. Kepercayaan yang diberikan oleh pelatih Ruben Amorim untuk tampil sejak menit awal langsung buyar akibat insiden nahas di pinggir lapangan saat mencoba menghentikan pergerakan lawan.

Peristiwa pilu tersebut terjadi ketika sang pemain berusaha merebut bola dari penguasaan Armand Lauriente di sisi kiri pertahanan lawan. Sial bagi sang pemain, ia langsung terkapar di atas lapangan hijau tanpa ada pelanggaran yang ditiup oleh pengadil pertandingan, memaksa tim medis segera masuk membawa tandu.

Dilansir dari Football Italia, tangis pecah dari wajah sang bek tengah saat dirinya harus meninggalkan lapangan lebih cepat akibat masalah pada otot fleksor yang menimpanya. Posisinya di jantung pertahanan Rossoneri akhirnya digantikan oleh Koni De Winter pada menit ke-20 pertandingan.

Kehilangan pemain bernomor punggung penting ini tentu menjadi pukulan telak bagi kestabilan lini belakang Milan dalam mengarungi ketatnya persaingan klasemen Serie A musim ini. Publik San Siro kini tentu menanti kepastian tim medis terkait seberapa parah cedera yang memaksa benteng pertahanan mereka absen dalam laga-laga krusial selanjutnya.