Musim kompetisi Eropa kembali menghadirkan drama ketika Maurizio Sarri secara terbuka melontarkan pengakuan mengejutkan jelang duel penting timnya. Pelatih berpengalaman asal Italia itu memperingatkan anak asuhnya untuk tetap waspada dan rendah hati menghadapi tantangan di pentas kontinental. Di tengah persiapan yang sangat mepet usai memutus tren negatif di kompetisi domestik, fokus sang juru taktik langsung diuji oleh ketatnya jadwal pertandingan.
Krisis cedera yang melanda lini belakang membuat pilihan taktik menjadi sangat terbatas bagi sang pelatih. Meski demikian, situasi pelik ini tidak menyurutkan ambisinya untuk meraup hasil maksimal di laga pembuka. Dilansir dari Football Italia, persiapan taktik terpaksa diringkas secara drastis karena mepetnya waktu pemulihan fisik pemain pasca kemenangan penting atas Venezia pada awal pekan lalu.
Sorotan menarik juga tertuju pada reuni emosional di atas lapangan hijau dengan mantan anak asuhnya yang kini membela kubu lawan. Hubungan dekat dengan bek berpengalaman David Luiz kembali terajut setelah sempat menorehkan sukses besar bersama di Chelsea beberapa tahun silam. Sanjungan tinggi diberikan kepada sang pemain yang dinilai tidak hanya memiliki kualitas teknis di atas rata-rata, tetapi juga kepribadian luar biasa di ruang ganti.
Puncak dari wawancara tersebut memunculkan pengakuan jujur yang cukup menyita perhatian publik sepak bola internasional. Ketika disinggung mengenai rasa penyesalan rekan setimnya di masa lalu atas kepergiannya dari Stamford Bridge, sang pelatih tak menampik bahwa keputusan hijrah kembali ke Italia mungkin adalah sebuah kesalahan besar dalam kariernya.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang