Sesi latihan bebas Grand Prix Meksiko diwarnai ketegangan tinggi setelah terjadi insiden senggokan yang melibatkan juara dunia bertahan dan pembalap muda. Dilansir dari Sky Sports, insiden ini berujung pada investigasi mendalam dari para steward yang menilai aksi tersebut sudah melewati batas wajar dalam sebuah sesi latihan.
Kericuhan bermula ketika Max Verstappen mencoba melakukan overtaking dari sisi dalam terhadap Liam Lawson di Tikungan 12. Alih-alih mengalah, pembalap Racing Bulls tersebut tetap mempertahankan posisinya, hingga akhirnya kontak fisik tak terhindarkan di Tikungan 14 dan memicu bendera merah karena serpihan mobil berserakan.
Pihak steward menyatakan bahwa kedua pembalap bertindak dengan cara yang tidak dapat diterima, terutama setelah adanya peringatan tegas dalam briefing manajer tim sehari sebelumnya terkait aksi salip-menyalip di sektor akhir. Keduanya pun dijatuhi penalti turun satu posisi start untuk balapan akhir pekan ini.
Selepas insiden panas tersebut, Verstappen melontarkan kritik pedas terhadap manuver yang dilakukan oleh calon pembalap masa depan itu. Menurutnya, tindakan tersebut dinilai kurang cerdas, terlebih bagi seorang pembalap yang posisinya di grid F1 musim depan masih belum sepenuhnya aman dan berada dalam tekanan.
Di sisi lain, perdebatan kini muncul mengenai masa depan karier Lawson di tengah performanya yang sebenarnya cukup konsisten di lini tengah. Meski posisinya berada di atas rekan setimnya, insiden kontroversial dengan kubu Red Bull tentu menjadi catatan tersendiri dalam pertimbangan manajemen tim.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang