Menyongsong bergulirnya Liga Voli Korea 2026/2027 yang dijadwalkan mulai pada 31 Oktober mendatang, Hyundai Hillstate dihadapkan pada tantangan besar menyusul perombakan skuad yang masif. Tim yang biasanya dikenal memiliki kekuatan dominan di lini depan net kini harus kehilangan sejumlah pilar pentingnya, termasuk pensiunnya middle blocker legendaris Yang Hyo Jin serta kepindahan Lee Da Hyeon ke Pink Spiders.

Situasi pelik tersebut membuat pelatih kepala Kang Sung Hyung harus memutar otak demi menjaga daya saing tim di papan atas. Dalam turnamen pramusim KOVO Cup 2026 lalu, kelemahan di sektor pertahanan net tampak nyata karena blok Hyundai Hillstate kerap kali mudah ditembus oleh variasi serangan lawan seperti Hi Pass dan GS Caltex akibat absennya middle blocker tangguh.

Dilansir dari Mydaily, menyikapi rapuhnya lini tengah pertahanan tersebut, tim pelatih langsung mengambil langkah taktis dengan mengalihkan fokus utama serangan ke sektor sayap. Di sinilah pevoli kebanggaan Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, diproyeksikan untuk memegang kendali penuh sebagai mesin pencetak poin utama tim musim ini.

Pemain berjuluk Megatron tersebut datang membawa reputasi mentereng setelah sebelumnya tampil mendominasi bersama Red Sparks dalam hal tingkat keberhasilan serangan, open spike, hingga variasi tempo. Ketajaman pemilik tinggi 186 cm ini bahkan sudah mulai terlihat ketika ia mencatatkan efektivitas serangan mencapai 50 persen saat menghadapi GS Caltex.

Kehadiran Megawati Hangestri yang berkolaborasi dengan pevoli asing Jordan Wilson di lini serang sayap diharapkan mampu menutupi lubang besar di pertahanan net. Konsistensi serta ketenangan pevoli asal Jember ini akan menjadi penentu utama apakah Hyundai Hillstate mampu bersaing di jalur juara musim ini.