Dunia sepak bola selalu punya cerita tentang klub-klub besar yang kini tertidur lelap di kompetisi bawah. Ketika membicarakan Sampdoria, memori kita langsung dibawa ke era emas Serie A awal 90-an silam. Dilansir dari BBC Sport, klub asal Genoa ini pernah merajai Italia di bawah komando duet maut Gianluca Vialli dan Roberto Mancini, sebelum akhirnya terdampar di Serie B akibat krisis finansial hebat.
Kisah serupa dialami oleh raksasa Prancis, Bordeaux. Mantan juara Ligue 1 yang pernah melahirkan legenda seperti Zinedine Zidane ini harus menelan pil pahit turun hingga kasta keenam sepak bola Prancis karena masalah keuagan. Meski demikian, kehadiran investor baru memberikan secercah harapan bagi Les Girondins untuk perlahan bangkit dari keterpurukan dan kembali menatap masa depan yang lebih cerah di kancah sepak bola Eropa.
Beralih ke Jerman, kasta kedua atau 2.Bundesliga menjadi rumah bagi beberapa mantan penguasa yang rindu akan atmosfer kasta tertinggi. Sebut saja Hertha Berlin yang masih setia bermain di Olympiastadion dengan dukungan suporter masif. Di sisi lain, klub legendaris Kaiserslautern juga terus berjuang mengembalikan kejayaan masa lalu setelah sempat merasakan pahitnya bermain di liga regional beberapa tahun silam.
Tidak ketinggalan di Inggris, kasta bawah menyimpan cerita duka klub-klub sarat sejarah seperti Sheffield Wednesday yang kini berjuang di League One. Dukungan suporter fanatik di stadion berkapasitas besar menjadi modal utama para raksasa tertidur ini untuk membalikkan keadaan. Tantangan terbesar mereka bukan hanya soal teknis di lapangan, tetapi juga kestabilan finansial dan manajemen yang sehat.
Kebangkitan klub-klub historis ini tentu dinantikan oleh para pecinta sepak bola sejati yang merindukan aroma nostalgia masa lalu. Perjalanan panjang menanti setiap tim untuk kembali berdiri sejajar dengan klub elite kontinental lainnya di masa mendatang.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang