Suasana hangat dan penuh konsentrasi menyelimuti garasi tim Pertamina Enduro VR46 jelang bergulirnya sesi Sprint Race di Sirkuit Mandalika, Sabtu (10/10). Dilansir dari CNN Indonesia, awak media berkesempatan langsung menyusuri area paddock tim milik legenda balap dunia tersebut untuk melihat dari dekat persiapan para mekanik mengurus kuda besi para pembalap.

Di dalam garasi, motor andalan dua pembalap andalan mereka yakni Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli tampak terparkir rapi usai merampungkan sesi kualifikasi yang sengit. Ketatnya persaingan di kelas premier menuntut ketelitian tinggi dari para kru, terutama dalam menjaga kondisi mesin agar tetap prima sepanjang akhir pekan balapan yang menguras fisik dan mental.

Selama tur eksklusif di dalam paddock tersebut, pihak tim VR46 membagikan detail teknis menarik mengenai regulasi ketat MotoGP. Disebutkan bahwa setiap pembalap hanya memiliki jatah sebanyak tujuh unit mesin saja per satu musim kompetisi penuh untuk menopang performa dua motor yang mereka gunakan di lintasan. Alokasi terbatas ini membuat aspek manajemen komponen menjadi faktor krusial bagi ketahanan tim.

Kerja keras para kru dan pembalap di garasi terbukti membuahkan hasil positif pada sesi kualifikasi sebelumnya di hadapan pendukung Merah Putih. Fabio Di Giannantonio tampil sangat impresif dengan mengamankan posisi start ketiga di barisan terdepan, sementara rekan setimnya, Franco Morbidelli, harus puas menempati posisi ke-11 dan bersiap bekerja keras merangsek ke grup depan.