Stadion Subaru Park mendadak bergemuruh ketika Mallory Swanson dan rekan-rekan sukses membalikkan keadaan dalam duel sengit melawan Spanyol. Tertinggal dua gol di babak pertama, skuad asuhan pelatih Emma Hayes menunjukkan karakter pantang menyerah yang sempat meredup dalam beberapa tahun terakhir. Hasil imbang 2-2 di laga uji coba ini terasa sangat krusial bagi proses regenerasi tim nasional putri Amerika Serikat menuju turnamen besar berikutnya.

Babak pertama berjalan di luar rencana ketika lini pertahanan Amerika Serikat melakukan kesalahan yang mampu dimanfaatkan dengan baik oleh lawan. Tertinggal 0-2 membuat publik di stadion sempat diliputi keraguan, mengingat mereka sebelumnya juga takluk 0-2 dari lawan yang sama beberapa hari lalu. Namun, perubahan taktik drastis yang diinstruksikan sang juru taktik usai turun minum mengubah total jalannya pertandingan di atas lapangan hijau.

Memasuki paruh kedua, determinasi tinggi mulai terlihat dari para pemain muda yang menghiasi skuad. Gol balasan dari Ashley Sanchez dan Swanson membakar semangat juang tim untuk bangkit dari tekanan. Bahkan, di menit-menit akhir pertandingan, mereka nyaris mencetak gol kemenangan jika saja penjaga lawan tidak melakukan penyelamatan gemilang di garis gawang.

Hasil imbang ini memberikan suntikan moral yang masif bagi sebagian besar pemain muda yang belum memiliki banyak pengalaman di level internasional. Dilansir dari ESPN FC, pelatih kepala menegaskan bahwa DNA bertarung hingga detik akhir merupakan harga mati bagi siapapun yang mengenakan lambang kebanggaan di dada mereka. Evaluasi tetap dibutuhkan terutama dalam hal konsistensi permainan, namun mentalitas baja terbukti masih mengakar kuat di dalam tim.