Lionel Messi akhirnya buka suara. Bintang Inter Miami itu menyampaikan penghormatan terakhir yang menyentuh untuk sang ayah, Jorge Messi, yang meninggal dunia akhir pekan lalu di rumah sakit di Rosario, Argentina. Jorge tutup usia di 68 tahun setelah beberapa bulan menjalani perawatan karena penyakit yang tidak disebutkan secara spesifik.

Dalam unggahan di media sosial pada Rabu, Lionel Messi menulis pesan yang begitu personal dan emosional. Ia mengakui betapa beratnya kehilangan sosok yang bukan hanya ayah, tetapi juga sahabat dan agennya. “Ayah, aku masih tidak percaya kau telah pergi. Sulit membayangkan aku tidak akan melihatmu lagi, bahwa kita tidak akan berbicara lagi. Aku tahu kau menderita dan ini yang terbaik, tapi kau pergi terlalu cepat,” tulis Messi.

Jorge Messi memang punya peran krusial dalam karier anaknya. Ia rela pindah ke Barcelona saat Lionel masih berusia 13 tahun demi mendukung karier putranya itu. Dari situlah Messi berkembang menjadi pemain terbaik dunia, merebut delapan Ballon d'Or, segudang trofi bersama Barcelona, hingga mengantar Argentina juara Piala Dunia 2022.

Namun, kondisi kesehatan Jorge yang memburuk sejak awal tahun membuatnya harus absen mendampingi Messi di Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Ini kali pertama Jorge tidak hadir di turnamen besar yang diikuti putranya. Messi mengungkapkan bahwa ia berusaha tampil maksimal di turnamen itu dengan harapan sang ayah bisa menyaksikan langsung dari tribun jika Argentina mencapai final. Sayang, takdir berkata lain. Argentina kalah dari Spanyol di final, dan Jorge harus berpulang sebelum sempat melihat putranya mengangkat trofi lagi.

Messi juga menceritakan momen-momen sulit selama turnamen. Ia mengaku kerap menunggu pesan dari sang ayah setelah setiap pertandingan, tapi tak kunjung datang. “Saat setiap pertandingan selesai, aku menunggu pesanmu dan merindukannya. Saat itulah aku menyadari betapa buruknya keadaanmu. Tapi aku tidak berhenti berpikir untuk melaju sejauh mungkin, memberimu waktu agar bisa melihat satu pertandingan jika kami mencapai final,” kenang Messi.

Duka mendalam juga dirasakan rekan-rekan setim Messi di Inter Miami. Bek Facundo Mura mengatakan seluruh tim merasa kehilangan atas kepergian ayah dari rekan setimnya itu. Cristiano Ronaldo pun ikut berkomentar di unggahan Messi, memberikan dukungan: “Pelukan hangat untukmu dan keluargamu di masa sulit ini, Leo. Banyak kekuatan.”

Pelatih Inter Miami, Guillermo Hoyos, menyatakan belum ada jadwal pasti kapan Messi akan kembali merumput. Saat ini, fokus utama adalah memberi ruang bagi Messi untuk berduka bersama keluarga. Kepergian Jorge Messi meninggalkan duka yang sangat dalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga dunia sepak bola yang kehilangan sosok penting di balik karier sang megabintang.