Tekanan besar mendera Manchester United setelah tumbang dengan skor 0-2 di tangan Atletico Madrid dalam lanjutan pentas Liga Champions. Kekalahan pahit tersebut langsung membakar atmosfer tribun dan memicu kekhawatiran suporter, mengingat Setan Merah sebelumnya juga baru mengumpulkan enam poin dari enam laga awal Liga Inggris serta sudah tersingkir lebih dulu dari Piala Liga Inggris.

Kendati situasi kian memanas dan posisi juru taktik mulai digoyang kritik tajam, jurnalis spesialis transfer Fabrizio Romano melaporkan bahwa manajemen klub belum berniat mengambil langkah ekstrem. Pihak petinggi masih memberikan kepercayaan kepada Michael Carrick untuk memimpin skuad di tengah periode sulit yang menuntut perbaikan performa secara instan.

Romano menegaskan melalui kanal YouTube pribadinya bahwa tidak ada rencana pergantian pelatih dalam waktu dekat, baik dalam hitungan jam maupun hari ke depan. Manajemen Setan Merah juga dikabarkan belum melakukan kontak apa pun dengan kandidat manajer pengganti, meski situasi tim tetap berada dalam pengawasan ketat evaluasi internal klub.

Di sisi lain, bursa pelatih mulai dihangatkan oleh kemunculan nama Antonio Conte yang dikaitkan dengan kursi panas Old Trafford. Juru taktik asal Italia itu disebut terbuka menangani klub raksasa bersejarah di tengah musim, meski hingga saat ini belum ada pembicaraan konkret atau negosiasi serius antara kedua belah pihak.

Manajemen menegaskan bahwa perbaikan hasil di atas lapangan adalah harga mati bagi skuad asuhan Michael Carrick dalam waktu dekat. Jika tren negatif ini terus berlanjut tanpa ada kebangkitan, risiko pemecatan bisa menjadi ancaman nyata yang serius bagi masa depan sang pelatih bersama klub.