Kiper Michele Di Gregorio merasa bangga dengan konsistensi skuadnya setelah sukses mengamankan kemenangan telak atas AC Milan di ajang AC Milan. Penjaga gawang asal Italia tersebut baru mencatatkan penampilan keduanya bersama klub semenjak bergabung pada bursa transfer musim panas lalu dari Juventus dengan status pinjaman.
Pertandingan penting tersebut diwarnai oleh kartu merah yang diterima oleh kiper lawan pada menit ke-28. Keuntungan jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik melalui eksekusi penalti dari Justin Kluivert serta Marcus Tavernier, ditambah satu gol tendangan bebas menjelang akhir laga dari Amine Adli yang mengunci kemenangan tiga gol tanpa balas bagi tuan rumah.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, lini belakang tampil kokoh hingga lawan tidak mampu melepaskan satupun tembakan tepat sasaran ke arah gawang. Situasi ini membuat sang penjaga gawang sempat merasa kedinginan di bawah guyuran hujan deras, namun ia tetap memberikan apresiasi tinggi kepada rekan-rekan setimnya yang bekerja keras menjaga area pertahanan secara kolektif sepanjang 90 menit.
Menanggapi perbedaan kultur sepak bola Inggris dan Italia, ia menyoroti intensitas tinggi serta pendekatan taktik yang selalu berorientasi menyerang tanpa memandang siapa lawan yang dihadapi. Pendekatan agresif ini membuat setiap tim di Premier League konsisten memegang prinsip permainan mereka sendiri, berbeda dengan kecenderungan klub-klub Serie A yang kerap berhati-hati di awal laga.
Di sisi lain, rumor mengenai ketertarikan dari pelatih baru yang sempat mengaitkannya dengan kepindahan kembali ke Italia pada bursa transfer Januari mendatang langsung dibantah. Ia menegaskan bahwa hubungannya dengan sang pelatih hanya sebatas pertemanan baik tanpa ada pembicaraan terkait transfer kembali ke kompetisi domestik Italia.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang