Badai masalah tengah menghantam kubu AC Milan setelah menelan kekalahan memalukan 3-0 di markas Bournemouth dalam lanjutan kompetisi Eropa. Situasi semakin runyam ketika kiper andalan mereka harus mandi lebih cepat usai melakukan pelanggaran keras di kotak penalti. Blunder fatal ini memaksa Rossoneri bermain dengan 10 pemain selama lebih dari satu jam dan membuat posisi mereka semakin terpuruk di papan klasemen.

Petaka bagi tim tamu bermula ketika Justin Kluivert membuka keunggulan tuan rumah. Tak lama berselang, situasi berubah menjadi mimpi buruk ketika penjaga gawang utama melakukan tindakan ceroboh dengan menjatuhkan pemain lawan di area terlarang pada menit ke-28. Wasit tanpa ragu langsung menunjuk titik putih dan mengusir sang penjaga gawang keluar lapangan. Eksekusi penalti sukses dimanfaatkan oleh Bournemouth untuk memperbesar keunggulan sebelum akhirnya derita Milan ditutup oleh gol tambahan.

Kekalahan telak ini menjadi pukulan telak bagi ambisi klub di kancah kontinental, memperpanjang catatan negatif performa tandang mereka musim ini. Tekanan kini mengarah langsung ke jajaran pelatih dan manajemen untuk segera membenahi mentalitas skuad yang tampak rapuh saat berada di bawah tekanan. Kehilangan poin krusial membuat langkah mereka di fase grup semakin berat dan menuntut kebangkitan instan di laga berikutnya.

Di tempat terpisah, situasi pelik juga dialami oleh Luciano Spalletti yang masih belum mampu membawa timnya keluar dari tren negatif. Hasil imbang 2-2 di ajang Europa League menyisakan cerita frustrasi dan ancaman pemecatan yang semakin nyata. Atmosfer panas di ruang ganti menunjukkan bahwa musim kompetisi kali ini akan berjalan sangat terjal bagi klub-klub besar yang tengah kehilangan konsistensi.