Gelandang andalan Mikel Merino akhirnya membuka suara terkait momen krusial yang membuatnya yakin Arsenal bakal merengkuh gelar juara Liga Inggris. Sempat diterpa cedera parah pada Januari lalu yang nyaris mengakhiri musimnya, pemain asal Spanyol itu secara ajaib berhasil pulih tepat waktu untuk melakoni laga pamungkas liga dan mengamankan tempat di skuad Piala Dunia.

Dilansir dari FourFourTwo, Merino merefleksikan perjalanan berat tersebut melalui The Player's Tribune. Ia menyoroti hasil imbang mengecewakan saat bertandang ke markas Wolverhampton Wanderers pada bulan Februari sebagai titik balik mentalitas tim. Unggul dua gol lebih dulu, Meriam London justru harus puas kehilangan kemenangan setelah kebobolan gol penyerang lawan akibat miskomunikasi lini belakang antara David Raya dan Gabriel.

Hasil minor tersebut langsung memantik kritik tajam publik yang kembali melabeli skuad asuhan Mikel Arteta sebagai tim yang kerap tersendat di paruh musim akhir. Namun, di balik tekanan luar biasa tersebut, ruang ganti Emirates Stadium justru menunjukkan reaksi luar biasa yang mempererat kebersamaan skuad dalam menghadapi badai kritik sosial media.

"Satu kesalahan saja langsung memunculkan anggapan bahwa kami adalah Arsenal yang lama. Jujur saja, keraguan itu sempat muncul di dalam tim sendiri," ungkap Merino mengenang situasi sulit tersebut. Sehari setelah insiden itu, para pemain langsung menggelar rapat tertutup tanpa melibatkan sang manajer untuk menyelesaikan masalah mentalitas bersama.

Pertemuan tanpa pelatih itu menegaskan betapa matangnya kepemimpinan para penggawa Meriam London di bawah arahan Arteta musim ini. Skuad secara kolektif sepakat untuk memikul beban bersama demi memutus puasa gelar liga yang telah berlangsung selama lebih dari dua dekade lamanya.