Manchester City memulai era baru tanpa Pep Guardiola dengan cara yang tidak pernah mereka bayangkan. Pada laga perdananya di Community Shield, tim asuhan Enzo Maresca dihancurkan Arsenal dengan skor telak 3-0 di Cardiff. Gol cepat Riccardo Calafiori setelah 23 detik, ditambah gol Kai Havertz dan Martin Odegaard, membuat The Gunners memenangkan trofi keduanya dalam empat bulan sekaligus mengirim sinyal peringatan ke seluruh Inggris.
“Saya sedikit terkejut dengan penampilan kami. Bermain seperti ini sungguh luar biasa,” ujar Mikel Arteta kepada TNT Sports. Di sisi lain, Maresca mencoba meredam kekhawatiran dengan mengatakan kekalahan ini menyakitkan tapi hanya awal musim. Namun, mantan bek Arsenal, Martin Keown, menyebut kesenjangan kedua tim “sangat mengejutkan” dan City tampak “kehilangan nyawa”.
Data statistik memperkuat dominasi Arsenal. The Gunners mencatatkan expected goals (xG) 2,19 berbanding 0,77 milik City. Yang lebih menarik, tidak ada satu pun peluang emas Arsenal berasal dari situasi bola mati—sebuah peningkatan signifikan dari musim lalu. Ini adalah kemenangan terbesar Arsenal atas City sejak 2014, sekaligus kekalahan telak pertama City dari tim Inggris sejak November 2024.
Kapten Arsenal, Martin Odegaard, menegaskan timnya siap bersaing. “Kami menunjukkan level kami hari ini. Kami siap dan serius untuk mengulanginya,” katanya. Namun, sejarah mencatat hanya 8 dari 34 pemenang Community Shield yang berhasil menjadi juara liga di era Premier League. Jadi, apakah hasil ini benar-benar gambaran musim depan?
Dari sisi bursa transfer, Arsenal jelas lebih agresif. Mereka mendatangkan Bruno Guimaraes dan Christos Tzolis, plus mempermanenkan Piero Hincapie. Sementara City baru merekrut Elliot Anderson dengan nilai fantastis sekitar Rp2,3 Triliun (£116 juta), namun kehilangan banyak pemain kunci seperti Bernardo Silva dan John Stones. Lebih parahnya lagi, Rodri dikabarkan akan menyusul ke Barcelona dengan nilai transfer sekitar Rp1,1 Triliun (£65 juta), membuat lini tengah City semakin rapuh.
Mantan pemain Chelsea, Pat Nevin, menilai City masih akan finis di tiga besar, tapi jarak dengan Arsenal cukup jauh. “Mereka kehilangan manajer terbaik di dunia dan sekarang terlihat kurang terkendali. City fans tidak perlu khawatir berlebihan, tapi jarak dengan Arsenal cukup terlihat,” ujarnya kepada BBC Radio 5 Live. Dengan stabilitas yang dimiliki Arteta, Arsenal kini difavoritkan Opta untuk mempertahankan gelar dengan peluang 38%—sesuatu yang belum pernah mereka lakukan sejak 1934-35.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang