Kabar mengejutkan datang dari ajang balap internasional ketika pihak penyelenggara secara resmi mengumumkan pembatalan Moto2 Australia 2026. Keputusan pahit ini diambil sesaat setelah sesi Moto3 dipastikan tidak bisa digelar akibat kendala cuaca ekstrem yang melanda lintasan. Situasi ini langsung memupus harapan para pendukung setia di tanah air yang sudah bersiap menyaksikan aksi Mario Aji di atas kuda besi andalannya.

Dilansir dari CNN Indonesia, MotoGP menyatakan bahwa pembatalan terpaksa dilakukan karena jarak pandang yang sangat buruk akibat kabut tebal. Kondisi tersebut dinilai sangat berbahaya dan menghalangi operasional krusial helikopter medis yang wajib siaga selama balapan berlangsung. Pihak promotor menegaskan bahwa keselamatan seluruh pembalap tetap menjadi prioritas mutlak di tengah situasi darurat cuaca di Phillip Island.

Kepastian batalnya balapan ini membuat wakil Indonesia lainnya, Veda Ega Pratama, juga harus mengubur impiannya untuk memulai balapan dari posisi start terdepan. Pembatalan beruntun ini memberikan dampak psikologis tersendiri bagi para pembalap muda yang tengah berjuang menaikkan reputasi mereka di kancah dunia. Perubahan jadwal drastis ini memaksa panitia memundurkan rangkaian acara utama hingga sore hari waktu setempat.

Sementara itu, kelas utama MotoGP sendiri mengalami penundaan masif akibat cuaca buruk dan baru akan dimulai pada pukul 16.00 waktu setempat atau sekitar pukul 12.00 WIB. Hujan deras yang mengguyur sirkuit sebenarnya sudah diprediksi oleh Badan Meteorologi setempat sejak beberapa hari sebelum hari perlombaan dimulai. Situasi ini menciptakan teka-teki baru bagi para kru tim dalam meracik strategi terbaik di atas lintasan basah.

Di barisan terdepan kelas utama, Marc Marquez tetap berhak menduduki posisi start terdepan setelah tampil gemilang pada sesi kualifikasi sebelumnya. Ia akan berdampingan dengan sang adik, Alex Marquez, serta pembalap berpengalaman Johann Zarco di baris terdepan. Sayangnya, persaingan ketat tersebut dipastikan tanpa kehadiran Jorge Martin yang harus absen akibat cedera parah saat melakoni sesi sprint race.