Pecinta balap motor dunia dikejutkan oleh pengumuman resmi yang menyatakan bahwa seri MotoGP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island harus dibatalkan akibat kondisi cuaca ekstrem. Keputusan pahit ini diambil setelah pihak penyelenggara meninjau situasi di lapangan, menyusul pembatalan kelas Moto2 dan Moto3 yang lebih dulu dipastikan tidak dapat dilangsungkan demi keamanan.

Dilansir dari CNN Indonesia, jarak pandang yang sangat terbatas menjadi alasan utama dibersikannya agenda balapan akhir pekan ini karena langsung memengaruhi operasional helikopter medis darurat. Situasi ini membuat persaingan ketat di lintasan harus dihentikan, memaksa para rider termasuk bintang andalan Marc Marquez mengurungkan niat untuk bertarung habis-habisan memperebutkan podium tertinggi di hadapan publik Negeri Kanguru.

Kendati seluruh rangkaian balapan utama dibatalkan, para pembalap tetap turun ke lintasan demi melakukan putaran perpisahan di sirkuit legendaris tersebut. Langkah simbolis menggunakan safety car serta momen menyapa penggemar di lurusan utama menjadi penutup emosional, mengingat sejarah panjang trek yang telah berdiri hampir satu abad ini tidak lagi masuk dalam kalender balap musim depan.

Merujuk pada regulasi resmi kejuaraan, ketiadaan balapan utama membuat para pembalap hanya mengantongi perolehan angka dari sesi sprint race yang sukses dihelat pada Sabtu (24/10). Situasi ini langsung memengaruhi perolehan angka di tabel persaingan gelar juara dunia, di mana sang pemuncak klasemen masih kokoh memimpin jalannya kompetisi musim ini.

Hingga keputusan pembatalan ini diketok, Marc Marquez tetap nyaman bertengger di singgasana teratas klasemen sementara pembalap dengan koleksi 365 poin. Ia unggul tipis 10 angka dari pesaing terdekatnya, Jorge Martin, sebelum seluruh rombongan paddock bersiap melawat ke seri berikutnya di Sirkuit Sepang dalam rangkaian MotoGP Malaysia pekan depan.