Tekanan berat langsung menghantam Manchester United ketika bertandang ke markas Atletico Madrid pada matchday kedua Liga Champions, Rabu (14/10) dini hari WIB. Bermain di Stadion Wanda Metropolitano, Setan Merah harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor meyakinkan 0-2 tanpa balas. Hasil buruk ini langsung membakar moral tim asuhan pelatih yang berjuang memperbaiki performa lini belakang mereka di kompetisi elite Eropa.

Laga baru saja berjalan 49 detik ketika publik tuan rumah bersorak menyambut gol kilat Pablo Barrios. Memanfaatkan umpan terukur dari Alex Baena di dalam kotak penalti, Barrios dengan dingin menyontek bola untuk menaklukkan penjaga gawang Senne Lammens. Gol cepat ini meruntuhkan rencana taktik awal MU dan membuat mereka berada di bawah tekanan sepanjang paruh pertama pertandingan.

Petaka bagi tim tamu nyaris bertambah pada menit ke-43 ketika Johnny Cardoso menjebol gawang Lammens untuk kedua kalinya. Beruntung bagi Setan Merah, wasit menganulir gol tersebut setelah tinjauan VAR menunjukkan Marcos Tele Llorente terlebih dahulu melakukan handball dalam proses terciptanya gol. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum dan menyelamatkan MU dari ketertinggalan yang semakin jauh.

Upaya Manchester United untuk bangkit di babak kedua menemui jalan buntu setelah bek muda Leny Yoro diganjar kartu merah oleh wasit pada menit ke-74. Bermain dengan sepuluh orang membuat lini pertahanan Setan Merah semakin rapuh dan memudahkan Los Colchoneros menguasai jalannya sisa pertandingan secara total.

Hanya butuh waktu lima menit bagi Atletico untuk memanfaatkan keunggulan jumlah pemain di atas lapangan. Ademola Lookman sukses mencetak gol kedua pada menit ke-79 yang memastikan kemenangan 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit, sekaligus memperpanjang derita Setan Merah di kancah Eropa.