Kiper Nadeo Argawinata tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya mendalam menyusul rentetan insiden kerusuhan suporter yang kini mengguncang kompetisi sepak bola nasional. Gelombang sorotan tajam kepada para pendukung memuncak buntut penyerangan bus EPA Persib U-18 serta kerusuhan masif di tribun pada laga antara Persita Tangerang melawan Persija Jakarta di Banten International Stadium. Situasi kian pelik bagi skuad Macan Kemayoran karena bayangan sanksi berat pengurangan poin kini menghantui perjalanan tim di papan klasemen sementara.
Kericuhan yang pecah pada matchday kelima tersebut bermula dari provokasi segelintir oknum suporter yang memicu perkelahian di area tribun penonton. Dampak dari insiden destruktif itu langsung memukul mentalitas para pemain di ruang ganti, terlebih fokus mereka tengah terpecah jelang partai krusial berikutnya. Penjaga gawang andalan Timnas Indonesia tersebut menegaskan bahwa dirinya bersama jajaran tim pelatih sama sekali tidak mengetahui detail kronologi kejadian secara langsung di lokasi kejadian.
Dalam sesi jumpa pers jelang pertandingan menghadapi Arema FC, penjaga gawang berusia matang itu mengaku baru mengetahui skala keparahan insiden kelam tersebut melalui pemberitaan media massa dan linimasa media sosial. Dirinya merasa sangat terpukul lantaran tindakan destruktif semacam itu masih saja terjadi di tengah upaya memajukan sepak bola. Kendati demikian, ia memilih untuk tidak berspekulasi lebih jauh dan menyerahkan sepenuhnya proses investigasi serta penegakan hukum kepada pihak-pihak berwenang yang tengah bekerja mengidentifikasi para pelaku.
Di tengah tekanan psikologis akibat ancaman sanksi dan hasil minor usai takluk 2-3 dari Persita, eks penjaga gawang Borneo FC ini mengingatkan rekan-rekan setimnya agar tidak kehilangan fokus. Seluruh penggawa Macan Kemayoran diinstruksikan untuk mengalihkan atensi sepenuhnya ke atas lapangan hijau guna menghadapi Arema FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Pertandingan pekan keenam Super League ini dipandang sebagai momen krusial bagi anak asuh pelatih untuk bangkit, merespons hasil buruk sebelumnya, dan mengamankan tambahan tiga poin penuh demi memperbaiki posisi di jalur persaingan.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang