Eksperimen taktik baru langsung membuahkan hasil manis ketika Napoli menjamu Frosinone dalam lanjutan kompetisi Serie A. Mengusung formasi 3-4-3 yang segar, Partenopei sukses mengamankan kemenangan telak tiga gol tanpa balas di Stadio Diego Armando Maradona. Di tengah badai cedera yang melanda skuad asuhan pelatih kepala, tim tuan rumah justru tampil trengginas dan mendominasi jalannya pertandingan sejak menit awal babak pertama.

Laga baru berjalan tiga menit, gempuran langsung dilancarkan saat sontekan Rasmus Hojlund memanfaatkan umpan silang Giovanni Di Lorenzo hanya membentur tiang gawang. Ketegangan di atas lapangan memuncak ketika wasit sempat mengabaikan klaim penalti Hojlund, sebelum VAR turun tangan. Drama penalti sempat diulang karena posisi kiper lawan yang maju, dan instruksi dari pinggir lapangan menunjuk Kevin De Bruyne sebagai eksekutor. Gelandang kreatif tersebut sukses menjalankan tugasnya dengan dingin membawa tuan rumah unggul.

Keunggulan tersebut tidak membuat lini serang tuan rumah mengendurkan tekanan ke pertahanan Frosinone. Hanya berselang beberapa menit saja, Noa Lang sukses menyambar bola liar di depan gawang yang kosong memanfaatkan situasi kemelut, mengubah skor menjadi 2-0. Frosinone yang datang dengan modal kemenangan atas Como kesulitan keluar dari tekanan bertubi-tubi, meski sempat memberikan ancaman melalui aksi individu Giorgi Kvernadze yang merepotkan lini belakang tuan rumah.

Memasuki babak kedua, intensitas permainan sama sekali tidak menurun di mana David Neres nyaris memperlebar keunggulan lewat tendangan akurat yang nyaris bersarang di gawang. Momen emosional turut mewarnai paruh kedua ketika gelandang pejuang, Scott McTominay, akhirnya turun sebagai pemain pengganti usai pulih dari operasi jantung. Sambutan hangat tribun stadion pecah menyambut kembalinya sang gelandang tangguh ke lapangan hijau setelah sebulan lebih absen.

Menjelang pertandingan berakhir dan laga memasuki masa injury time, dominasi tuan rumah semakin sempurna. De Bruyne kembali mencatatkan namanya di papan skor pada detik-detik akhir laga memanfaatkan umpan matang dari sisi kiri lapangan. Kemenangan meyakinkan 3-0 ini mengangkat posisi Partenopei di klasemen sementara sekaligus membuktikan bahwa perubahan taktik di bawah tekanan cedera pemain kunci bisa berjalan sangat efektif.