Malam penuh sejarah tersaji di markas CF Montreal ketika Nashville SC sukses memastikan gelar juara MLS Supporters Shield 2026. Kemenangan meyakinkan 2-0 pada hari Sabtu mengantar klub ini merengkuh trofi prestisius tersebut untuk kali pertama sepanjang sejarah klub, sekaligus mengunci status sebagai tim terbaik di musim reguler.

Pesta kemenangan skuad asuhan BJ Callaghan ditentukan oleh ketajaman lini depan mereka. Penyerang andalan Sam Surridge memecah kebuntuan lebih dulu pada menit ke-51 lewat, memanfaatkan bola rebound sundulannya yang sempat ditepis. Sang kapten, Hany Mukhtar, lantas mengunci tiga poin krusial pada menit ke-76 setelah memanfaatkan blunder lini belakang lawan dan menyarangkan bola secara tenang ke gawang.

Tambahan tiga angka ini membuat Nashville SC kokoh di puncak klasemen dengan raihan 70 poin dari 31 pertandingan. Dengan sisa tiga laga musim reguler, perolehan angka mereka sudah tidak terkejar lagi oleh para pesaing terdekat seperti Vancouver Whitecaps dan Inter Miami yang tertinggal 15 poin. Gelar ini juga memastikan mereka mendapat keuntungan bermain di kandang sepanjang playoff MLS Cup serta tiket otomatis ke ajang Concacaf Champions Cup 2027.

Pelatih BJ Callaghan tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya melihat atmosfer ruang ganti yang luar biasa selepas pertandingan. Menurutnya, pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras jangka panjang, visi pemilik klub, serta kedisiplinan dalam proses harian yang terus dijaga oleh seluruh elemen tim demi membahagiakan para pendukung setia di stadion.

Perjalanan luar biasa Nashville SC musim ini masih menyisakan potensi rekor baru. Mereka kini membidik rekor poin sepanjang masa MLS sebanyak 74 poin yang sebelumnya diukir oleh Inter Miami pada tahun 2024. Dilansir dari ESPN FC, dominasi mereka musim ini juga terlihat dari catatan rekor kandang yang belum terkalahkan serta jumlah kebobolan paling sedikit di liga.