Tekanan besar tengah menyelimuti kursi kepelatihan di dua raksasa Eropa, di mana Juventus dan Manchester United sama-sama sedang melewati periode sulit di liga domestik masing-kekasih. Di tengah performa angin-anginan tersebut, bayang-bayang kehadiran pelatih top asal Italia, Antonio Conte, terus mengapung ke permukaan sebagai bahan spekulasi panas di ruang ganti.
Dilansir dari Football Italia, pakar bursa transfer Fabrizio Romano membeberkan dinamika berbeda di balik situasi kedua klub elite tersebut. Juventus baru saja menelan kekalahan pahit 0-2 saat bertandang ke markas Genoa, membuat posisi mereka semakin disorot tajam oleh para petinggi klub setelah rentetan hasil minor belakangan ini.
Meskipun manajemen Bianconeri belum mengambil langkah ekstrem untuk memecat sang pelatih, reaksi keras langsung ditunjukkan oleh petinggi klub. CEO Giovanni Carnevalli dikabarkan telah memberikan peringatan tegas kepada skuad, sementara para pemain diwajibkan menjalani pemusatan latihan tertutup menjelang duel krusial menghadapi Napoli akhir pekan ini.
Di sisi lain, atmosfer di Old Trafford justru terasa jauh lebih rapuh dan tidak menentu bagi sang manajer interim. Setan Merah tercatat gagal meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir mereka di berbagai ajang kompetisi, membuat kepercayaan manajemen kepada pelatih saat ini berada di ambang batas.
Kendati masa depan tim tamu Premier League tersebut tampak berada di ujung tanduk, Romano menegaskan bahwa rumor pendekatan kepada mantan juru taktik Inter Milan itu belum memasuki tahap lanjutan. Manchester United untuk sementara masih mempertahankan sang pelatih setidaknya hingga laga berat berikutnya melawan Chelsea.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang