Langkah serius tengah disiapkan oleh manajemen AC Milan untuk mengisi posisi Head of Football yang masih kosong. Pembicaraan intensif dengan Markus Krösche dilaporkan terus berlanjut, meski jalan terjal harus dihadapi klub raksasa Serie A tersebut akibat kontrak sang direktur di Jerman.

Dilansir dari Football Italia, kubu Rossoneri dihadapkan pada kenyataan bahwa mereka harus merogoh kocek dalam-dalam jika ingin memboyong pria berusia 46 tahun itu sebelum musim panas 2027. Berdasarkan laporan dari Sky Sport Deutschland dan GianlucaDiMarzio.com, terdapat klausul pelepasan senilai antara €5 juta hingga €7 juta, atau jika dikonversi berkisar antara Rp85 miliar hingga Rp119 miliar.

Kendati Eintracht Frankfurt telah membebastugaskannya atas permintaan sang direktur sendiri, kontrak resminya yang masih mengikat hingga Juni 2028 tetap menjadi batu sandungan utama. Di sisi lain, Sportmediaset menyebutkan bahwa manajemen Milan sejauh ini masih menunjukkan keengganan untuk mengeluarkan biaya kompensasi sebesar itu demi mendatangkan sang buruan.

Situasi semakin rumit karena Markus Krösche tidak hanya datang sendiri jika kesepakatan tercapai. Ia dikabarkan ngotot membawa gerbong tim manajemen kepercayaannya sendiri untuk membangun struktur klub yang lebih solid, termasuk opsi memboyong Timmo Hardung yang selama ini menjadi tangan kanannya di RB Leipzig maupun Frankfurt, meski media lokal menyebut Hardung berpotensi bertahan di Jerman.

Bagi Milan, ini merupakan upaya kedua mereka dalam memburu tanda tangan Krösche setelah sebelumnya pemilik klub Gerry Cardinale sempat mencapai kesepakatan lisan pada musim panas lalu, sebelum akhirnya diblokir oleh pihak klub Bundesliga. Rekam jejak mentereng Krösche, termasuk kesuksesan mempersembahkan gelar Europa League dan kepiawaiannya meraup keuntungan besar dari penjualan pemain, membuat manajemen tetap penasaran untuk mengamankan jasanya.