Kurang dari empat tahun usai membela Brasil di Piala Dunia 2022, titik nadir karier Richarlison bersama Tottenham Hotspur tersaji nyata ketika ia mencetak gol di hadapan ratusan penonton tim U-21 melawan Cheltenham Town di ajang EFL Trophy. Penyerang yang didatangkan seharga sekitar Rp1,2 Triliun dari Everton itu tampak canggung merayakan gol voli indahnya ke gawang tim League Two tersebut.

Pemain berusia 29 tahun itu baru mencatatkan penampilan keduanya musim ini, dan yang pertama sejak akhir Agustus lalu kontra Brentford, usai dicoret dari skuad Premier League. Manajer Roberto de Zerbi menegaskan bahwa keputusan menepikannya dari daftar 25 pemain pada September lalu bukan berasal darinya, menyusul kegagalan sang penyerang pindah di pengujung bursa transfer.

Dengan catatan hanya tiga gol, Spurs kini menjadi tim dengan produktivitas terendah di kasta tertinggi dan terpuruk di zona degradasi. Keputusan membekukan penyerang tajam yang musim lalu mengemas 12 gol di semua kompetisi tersebut terasa semakin sulit untuk dinalar oleh para suporter di Tottenham Hotspur Stadium. Terlebih, lini serang mereka mengalami paceklik parah setelah gol penyama kedudukan dari Dominic Solanke ke gawang Manchester United akhir pekan lalu menjadi gol pertama penyerang Spurs di liga sejak Richarlison membobol Chelsea pada Mei.

Upaya kepindahan Richarlison kembali ke Everton atau tawaran dari klub Brasil Vasco da Gama kandas di tengah jalan, membuat sang pemain terjebak situasi pelik. Dilansir dari BBC Sport, regulasi pendaftaran skuad membuat sang penyerang harus terbiasa mencicipi atmosfer kompetisi level bawah di EFL Trophy demi menjaga kebugaran jelang bursa transfer Januari mendatang.

Meski De Zerbi mencoba tetap optimistis dengan performa lini depannya, kritik pedas tetap mengalir dari pengamat sepak bola Inggris terhadap mandulnya barisan penyerang Spurs. Membiarkan penyerang utama musim lalu bermain di tim cadangan di hadapan sedikit penonton di tengah badai krisis gol klub tentu menghadirkan tanda tanya besar mengenai arah kebijakan manajemen klub musim ini.