Ada badai yang sedang menerpa Vinicius Jr di Real Madrid. Mulai dari rumor liar di media sosial, kartu merah kontroversial, hingga sanksi larangan bermain empat pertandingan yang membuatnya dipastikan absen di laga akbar El Clasico. Situasi ini membuat sang penyerang sayap kembali berada di bawah sorotan tajam publik sepak bola Spanyol pada momen yang sangat krusial bagi klub.
Masalah bermula ketika pelatih Jose Mourinho secara mengejutkan mencadangkan pemain asal Brasil tersebut dalam laga melawan Villarreal. Masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua, Vini sempat mencetak gol yang disambut selebrasi emosional di depan tribun pendukung. Namun, tinjauan VAR mengubah segalanya setelah ia kedapatan menarik rambut pemain lawan, yang berbuah kartu merah langsung dari wasit.
Komite disiplin federasi sepak bola Spanyol kemudian menjatuhkan sanksi berat berupa larangan tampil dalam empat pertandingan. Hukuman ini langsung menutup peluang Vini untuk memperkuat Los Blancos menghadapi Barcelona pekan depan. Mourinho melontarkan kritik keras terkait pengumuman sanksi yang dirilis hanya dua jam sebelum timnya berlaga di Liga Champions, menyebutnya sebagai tindakan yang tidak menunjukkan rasa hormat.
Di tengah badai indisipliner tersebut, performa pemain berusia 26 tahun ini juga menjadi sorotan setelah melalui enam penampilan tanpa mencatatkan nama di papan skor. Belum lagi, ia harus menghadapi teori konspirasi konyol di dunia maya yang menyebutnya telah digantikan oleh "kembaran" akibat operasi kosmetik. Meski demikian, Vini menegaskan bahwa dirinya sadar sedang tidak berada dalam bentuk permainan terbaiknya.
Kemenangan dramatis 4-3 atas AS Roma di kancah Eropa diharapkan mampu menjadi suntikan moral bagi sang penyerang untuk bangkit. Vini telah menyampaikan permintaan maaf kepada rekan setim dan suporter melalui media sosial serta bertekad segera menemukan ketajamannya kembali demi membantu klub meraih kejayaan musim ini.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang