Newcastle United muncul sebagai pesaing baru dalam perburuan Davide Frattesi. Klub asal Inggris itu dikabarkan ikut dalam perlombaan untuk mendapatkan gelandang Inter Milan, setelah gagal dalam upaya merekrut Aleksandar Stanković. Kabar ini disampaikan oleh Tuttomercatoweb, yang mengutip Corriere dello Sport.

Keadaan Newcastle yang Membutuhkan Gelandang

Newcastle, yang tengah mencari pengganti Bruno Guimarães yang telah hengkang, awalnya sempat menanyakan ketersediaan Stanković. Namun, Inter langsung menutup pintu untuk pemain muda tersebut. Sebaliknya, mereka justru mengarahkan The Magpies kepada Frattesi, yang nilainya diperkirakan mencapai sekitar €25 juta (sekitar Rp425 miliar).

Kehadiran Newcastle United ini menjadi angin segar bagi Inter yang sangat membutuhkan dana. Penjualan pemain timnas Italia ini diyakini bisa menjadi sumber dana untuk mengejar gelandang incaran pelatih Cristian Chivu, yaitu Curtis Jones dari Liverpool. Inter harus menciptakan ruang terlebih dahulu sebelum bisa merekrut pemain asal Inggris itu.

Lazio dan Posisi yang Lebih Lemah

Di sisi lain, Lazio juga masih tertarik untuk memboyong Frattesi. Namun, posisi mereka dinilai lebih lemah dalam persaingan ini. Klub asal Roma tersebut hanya mampu menawarkan peminjaman, dengan kewajiban membeli yang bersyarat dan persentase penjualan kembali yang besar. Struktur tawaran yang seperti ini membuat Lazio tertinggal dari klub yang bisa menawarkan pembelian permanen secara langsung.

Frattesi sendiri, menurut kabar yang beredar, terbuka untuk menjalani pengalaman pertamanya di Premier League. Hal ini tentu menjadi nilai tambah bagi Newcastle yang bisa menawarkan kompetisi paling bergengsi di Inggris tersebut.

Sementara itu, Stanković yang dibawa kembali dari Club Brugge melalui klausul pembelian kembali, dipastikan tidak akan ke mana-mana. Gelandang yang dikagumi banyak klub ini merupakan pemain yang ingin dipertahankan oleh Inter. Ia pun ingin bertahan dan memperebutkan tempatnya di San Siro.

Selain itu, manajemen Inter juga berencana mencari jalan keluar untuk Kristjan Asllani sebelum bursa transfer ditutup, serta meminjamkan Yanis Massolin. Keputusan ini menjadi bagian dari strategi Inter dalam merampingkan skuad dan mendatangkan pemain baru yang diinginkan pelatih.