Badai besar tengah menghantam markas Burnley setelah manajemen klub secara resmi memutuskan untuk mendepak pelatih kepala Nicky Hayen. Keputusan pahit ini diambil menyusul awal musim yang sangat mengecewakan di ajang Championship, di mana performa tim terus merosot tajam tanpa arah yang jelas dalam beberapa pekan terakhir.

Laga pemungkas bagi juru taktik asal Belgia itu terjadi pada akhir pekan lalu, ketika skuad asuhannya harus bertekuk lutut dengan skor telak 1-4 di kandang Lincoln City. Sempat memimpin terlebih dahulu, Burnley justru diobrak-abrik oleh tuan rumah yang bangkit membalikkan keadaan, sekaligus memaksa mereka menelan kekalahan keenam musim ini dan terpuruk di peringkat ke-22 klasemen sementara.

Dilansir dari BBC Sport, penunjukkan Nicky Hayen pada 10 Juli lalu sejatinya diharapkan mampu membawa angin segar untuk menggantikan Scott Parker yang pergi usai terdegradasi dari Premier League. Datang dengan reputasi mentereng sebagai juara Liga Belgia bersama Club Brugge pada 2024, pemilik klub Alan Pace membebaninya target promosi instan kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris.

Namun, harapan tinggal harapan karena laju tim justru terjun bebas sejak hasil imbang di pekan pembuka melawan West Ham United. Rekor kandang mereka pun semakin memprihatinkan, di mana The Clarets tercatat belum pernah meraih kemenangan kandang di liga sejak mengalahkan Leeds United di Turf Moor lebih dari setahun yang lalu, sebuah catatan minor yang membakar kekecewaan suporter di tribun.

Masalah utama skuad asuhan Nicky Hayen musim ini terletak di lini belakang yang rapuh, terbukti dengan kebobolan 25 gol dari 12 pertandingan awal Championship yang menjadi rekor pertahanan terburuk di kompetisi tersebut. Rentetan hasil buruk ini membuat klub di bawah kepemilikan Alan Pace harus segera bergerak cepat mencari nakhoda baru demi menyelamatkan musim sebelum terlambat.