Kemarahan suporter Nottingham Forest tumpah di tribun ketika tim kesayangan mereka kembali menunjukkan tumpulnya lini serang dalam kekalahan 2-0 di markas Brentford. Chant bernada kekecewaan membahana dari tribune tandang sepanjang sisa laga, menandai betapa rapuhnya situasi klub yang kini semakin terbenam di papan bawah klasemen sementara Premier League.
Masalah ketajaman ini memang menjadi momok menakutkan bagi skuad asuhan Oliver Glasner. Sepanjang 90 menit, lini depan tim tamu membuang banyak peluang emas, termasuk aksi James McAtee dan sundulan Ryan Yates dari jarak dekat yang melambung jauh di atas mistar gawang. Kurangnya efektivitas di sepertiga akhir lapangan membuat mereka kini tercatat sebagai tim dengan produktivitas gol paling seret di kompetisi domestik.
Petaka bagi tim tamu bermula ketika Nikola Milenkovic mencetak gol bunuh diri akibat salah mengantisipasi umpan silang Dango Ouattara. Brentford yang tampil efektif akhirnya mengunci tiga poin penuh setelah Igor Thiago mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-76 lewat tembakan terarah yang sempat mengalami sedikit pembelokan.
Hasil minor ini langsung memantik reaksi keras dari sang juru taktik. Dalam sesi jumpa pers pasca-pertandingan, pelatih secara terbuka mengakui bahwa performa anak asuhnya sama sekali tidak dapat ditoleransi. Ia bahkan melontarkan sinyal tegas bahwa perubahan radikal harus segera diambil di setiap lini jika tidak ingin manajemen klub mencari pelatih keenam sejak awal musim lalu.
Tekanan kini berada di pundak para pemain untuk segera merespons tuntutan taktik sang pelatih dalam sesi latihan berikutnya. Jika komitmen dan perubahan instan gagal diwujudkan di atas lapangan, bayang-bayang pemecatan dan jurang degradasi bakal semakin nyata menghantui perjalanan klub sepanjang sisa musim ini.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang