Dunia tinju internasional kembali diguncang oleh rencana besar dari salah satu petinju terbaik era ini. Oleksandr Usyk dikabarkan tengah mempertimbangkan sebuah langkah berani untuk kembali turun bertarung di divisi penjelajah atau cruiserweight demi memburu sejarah baru dalam karier profesionalnya yang belum terkalahkan. Dilansir dari Sky Sports, langkah mengejutkan ini diambil setelah sang petinju asal Ukraina merasa telah menaklukkan seluruh tantangan terbesar di kelas berat.
Keputusan sang juara Olimpiade untuk meninggalkan divisi heavyweight tentu langsung memicu gelombang spekulasi di kalangan para pecinta tinju dunia. Terlebih lagi, rencana ini berpotensi besar memupuskan harapan digelarnya duel jilid ketiga kontra Tyson Fury, yang sebelumnya sempat santer diberitakan setelah mega-duel bulan Desember mendatang. CEO perusahaan promosi Ready To Fight, Serhii Lapin, secara terbuka mengungkapkan bahwa kliennya selalu haus akan tantangan ekstrem dan kembali ke kelas asalnya merupakan opsi paling masuk akal saat ini.
Jika benar-benar merealisasikan rencana turun divisi ke batas 200 pon, Usyk langsung mengincar misi mahakuasa untuk kembali menjadi juara tak terbantahkan atau undisputed champion. Tantangan berat langsung menanti di depan mata, termasuk potensi pertarungan akbar menghadapi juara bertahan David Benavidez yang dijadwalkan melakoni duel unifikasi sabuk WBC, WBO, dan WBA melawan Michal Cieslak. Ambisi besar ini membuktikan bahwa mentalitas bertarung sang bintang belum sedikit pun luntur meski telah mengoleksi berbagai sabuk juara bergengsi di dua divisi berbeda.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang