Legenda Manchester United, Paul Scholes, dengan tegas mendesak manajemen klub untuk melakukan perombakan besar-besaran di lini belakang. Setelah dalam dua musim terakhir fokus membenahi lini serang dan tengah, sektor pertahanan kini dianggap sebagai kepingan terakhir yang wajib diselesaikan demi mengembalikan taring Setan Merah di kancah Premier League.
Dalam siniar The Good, The Bad and The Football, Scholes menilai bahwa empat bek baru di lini belakang saja belum cukup untuk mengangkat performa tim secara keseluruhan. Pria yang semasa bermain terkenal dengan umpan-umpan akuratnya itu bahkan menyarankan agar klub turut mencari penjaga gawang anyar sebagai pengganti Senne Lammens, meski sang kiper tampil cukup baik sejak direkrut dari Royal Antwerp pada September 2025 lalu.
Upaya perombakan total ini diprediksi membutuhkan biaya fantastis yang bisa menembus lebih dari £500 juta atau sekitar Rp10 Triliun jika empat pemain bertahan baru benar-benar merapat ke Old Trafford pada tahun 2027 mendatang. Sebelumnya, Setan Merah sempat mencoba memboyong Lewis Hall dari Newcastle United, namun pendekatan tersebut langsung ditolak mentah-mentah oleh pihak klub pemilik.
Gagal mendapatkan target utama membuat manajemen klub kini mengalihkan pandangan ke beberapa alternatif lain di bursa transfer. Nama-nama seperti Tyrick Mitchell dari Crystal Palace, David Raum milik RB Leipzig, serta bek kiri Barcelona Alejandro Balde kini masuk dalam daftar buruan utama untuk didatangkan pada jendela transfer Januari.
Sementara itu, rencana penambahan satu bek kanan serta dua bek tengah baru dijadwalkan baru akan dieksekusi pada akhir musim nanti. Scholes berkaca pada kesuksesan tim-tim rival seperti Arsenal dan Liverpool yang selalu membangun fondasi kesuksesan mereka dari barisan pertahanan yang kokoh serta kehadiran penjaga gawang kelas dunia di bawah mistar gawang.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang