Legenda bulu tangkis Indonesia, Susy Susanti, memberikan pandangan terbuka mengenai potensi luar biasa yang dimiliki oleh pebulu tangkis tunggal putri asal Korea Selatan, An Se Young. Dominasi yang ditunjukkan oleh sang bintang muda di kancah internasional membuatnya kini berada di jalur yang tepat untuk melewati catatan-catatan sejarah masa lalu.
Sebelumnya, rekor jumlah gelar juara terbanyak yang sempat dipegang oleh Susy selama lebih dari dua dekade akhirnya berhasil dipecahkan. Keberhasilan menaklukkan panggung Denmark Open membawa An Se Young mengoleksi total 47 gelar juara, melampaui capaian sang legenda Indonesia. Meski demikian, masih ada satu rekor monumental milik Susy Susanti yang berdiri sangat kokoh, yakni rekor 59 kemenangan beruntun.
Torehan 59 kemenangan tanpa henti di masa lalu tentu menjadi sebuah tantangan yang sangat berat untuk dilewati oleh atlet era modern. Karakteristik nomor tunggal yang menuntut fisik prima membuat satu saja kekalahan akan memaksa siapa pun untuk memulai perjuangan dari titik nol kembali. Kendati demikian, konsistensi tinggi yang diperlihatkan di lapangan membuat peluang tersebut tetap terbuka lebar.
Dalam pandangannya, Susy Susanti menyoroti faktor perubahan regulasi skor yang akan kembali memberlakukan sistem 15 poin alih-alih 21 poin seperti sebelumnya. Durasi pertandingan yang cenderung lebih pendek ini dinilai mampu membantu memperpanjang umur karier seorang atlet profesional di level tertinggi.
Faktor penentu utama dari dominasi panjang ini sejatinya terletak pada mentalitas dan motivasi sang atlet itu sendiri. Berkaca dari pengalaman pribadinya di masa lampau, menjaga fokus serta menaklukkan ego pribadi adalah kunci utama untuk terus berada di puncak prestasi dalam waktu yang lama.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang