Timnas wanita Inggris sukses mengamankan kemenangan penting 3-1 atas tuan rumah Yunani pada leg pertama playoff kualifikasi Piala Dunia Wanita. Di bawah komando pelatih Sarina Wiegman, skuad berjuluk The Lionesses ini tampil dominan di Kreta, meski jalurnya tidak mudah setelah finis sebagai runner-up di bawah Spanyol pada babak grup sebelumnya. Kemenangan tandang ini menjadi modal berharga jelang leg kedua di Leicester, dengan pemenang laga ini nantinya akan menghadapi Ukraina atau Slovakia di putaran kedua untuk berebut tiket ke Brasil tahun depan.
Absennya Lucy Bronze karena cedera ringan membuka jalan bagi kapten Manchester United, Maya le Tissier, untuk mengisi posisi bek kanan. Kepercayaan tersebut dibayar tuntas oleh Le Tissier lewat performa impresif yang ditutup dengan gol pertamanya di level internasional pada menit ke-63. Wiegman memuji kontribusi sang bek yang tampil aktif membantu serangan, memberikan secercah optimisme bagi masa depan lini belakang Inggris ketika era pemain senior mulai berganti.
Kendati menang, Wiegman tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya atas keteledoran lini belakang yang gagal mencatatkan clean sheet. Celah di lini pertahanan sempat dimanfaatkan Yunani, termasuk peluang Ioanna Papatheodorou yang mengenai mistar gawang sebelum berbuah gol balasan dari Kallisti Brouksair. Konsentrasi yang sempat hilang ini menjadi pekerjaan rumah bagi Wiegman agar timnya tampil jauh lebih tajam dan disiplin pada pertemuan penentuan di kandang sendiri.
Di sisi lain, laga ini juga menjadi panggung debut bagi pemain muda berbakat berusia 18 tahun, Erica Meg Parkinson, serta kapten Liverpool, Grace Fisk. Masuknya Parkinson di menit-menit akhir menambah dimensi baru dalam persaingan ketat memperebutkan posisi gelandang serang atau nomor 10. Kehadiran para pemain kreatif seperti Lauren James memberikan banyak opsi taktik bagi Wiegman dalam meramu lini serang timnya ke depan.
Dengan keunggulan agregat di tangan, Inggris tetap dituntut untuk menunjukkan standar permainan yang lebih tinggi di Leicester. Pertandingan leg kedua nanti bukan sekadar mencari kemenangan, melainkan pembuktian bahwa The Lionesses mampu membenahi segala kelemahan dan tampil tanpa celah demi mengamankan tiket menuju panggung dunia.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang