Petenis kebanggaan Indonesia, Janice Tjen, kini berada di ambang sejarah besar untuk menembus babak perempat final turnamen tingkat WTA 1000 untuk pertama kalinya dalam karier profesionalnya. Perjalanan impresif ini berlanjut setelah ia sukses menundukkan wakil Ukraina, Daria Snigur, melalui kemenangan dua set langsung dengan skor 7-4 dan 6-3 pada putaran sebelumnya di ajang Wuhan Open 2026.

Sebelum kemenangan tersebut, atlet berusia 24 tahun ini juga tampil dominan saat menyingkirkan petenis asal Jepang, Aoi Ito, dengan skor meyakinkan 6-3 dan 6-1 pada babak kedua. Konsistensi performa di lapangan keras ini membuktikan kapasitasnya untuk bersaing di level tertinggi tenis putri dunia dan membawa angin segar bagi dunia olahraga nasional.

Kendati demikian, ujian berat menanti di babak 16 besar ketika ia harus menghadapi wakil Amerika Serikat, Ann Li, yang tengah diliputi rasa percaya diri tinggi. Ann Li baru saja menciptakan kejutan sensasional dengan memulangkan unggulan pertama dunia, Aryna Sabalenka, melalui pertarungan sengit tiga set berdurasi dua jam 27 menit dengan skor 3-6, 6-4, dan 7-6 (5).

Kemenangan dramatis atas Sabalenka tersebut merupakan pencapaian luar biasa bagi Ann Li, sekaligus menjadi kemenangan ketiganya melawan petenis peringkat 10 besar dunia sepanjang kariernya. Menanggapi duel mendatang, Ann Li mengakui bahwa dirinya sudah beberapa kali berlatih bersama Janice dan memprediksi jalurnya akan berlangsung menarik mengingat variasi permainan yang dimiliki oleh sang wakil Indonesia.

Pertemuan ini dipastikan menjadi duel perdana bagi kedua petenis di panggung resmi WTA, di mana keduanya sama-sama memburu tiket perempat final WTA 1000 pertama. Bagi Janice, kemenangan dalam laga krusial ini tidak hanya sekadar melaju ke delapan besar, tetapi juga menorehkan tonggak sejarah baru yang membanggakan bagi prestasi tenis Indonesia di kancah internasional.