Ambisi Serie A untuk mengamankan tiket ekstra di ajang Champions League musim depan menghadapi jalan terjal. Berdasarkan pemutakhiran koefisien UEFA terbaru, posisi Italia justru merosot jauh dari ekspektasi awal para pendukung di stadion maupun penikmat sepak bola tanah air.
Persaingan memperebutkan European Performance Spot ini ditentukan melalui akumulasi poin performa klub-klub di kompetisi antarklub Eropa. Setiap kemenangan bernilai dua poin dan hasil imbang menyumbang satu poin, yang kemudian dibagi dengan jumlah total wakil negara tersebut di kancah UEFA.
Hingga rangkaian laga Eropa tengah pekan ini rampung, Italia tertahan di peringkat kesembilan klasemen koefisien sementara dengan raihan 5,214 poin. Situasi ini tentu memberi tekanan besar bagi para klub papan atas Serie A yang tengah berjuang memperbaiki posisi di kاره eropa.
Inggris saat ini kukuh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 6,611 poin, diikuti Portugal dan Norwegia secara mengejutkan menyodok di posisi kedua serta ketiga. Sementara itu, Jerman berada di tangga keempat dan Spanyol mengekor di peringkat kelima.
Perjalanan musim kompetisi ini masih sangat panjang dan penuh liku tajam bagi wakil-wakil Italia. Konsistensi di fase gugur mendatang akan menjadi penentu mutlak apakah pos Effisiensi Koefisien UEFA ini mampu dikejar sebelum musim benar-benar berakhir.
Peringkat Koefisien Musim UEFA Terbaru
| Posisi | Negara | Poin Koefisien |
|---|---|---|
| 1 | Inggris | 6.611 |
| 2 | Portugal | 6.300 |
| 3 | Norwegia | 6.200 |
| 4 | Jerman | 6.142 |
| 5 | Spanyol | 6.125 |
| 9 | Italia | 5.214 |
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang