Kiper anyar Juventus, Neto, langsung menemui ujian administratif di awal masa baktinya bersama Bianconeri. Penjaga gawang asal Brasil itu dipastikan harus menepi dan menonton rekan-rekan setimnya dari tribune saat menghadapi Cagliari akhir pekan ini. Situasi tersebut tentu menjadi sedikit kejutan bagi para pendukung yang sudah tidak sabar melihat aksinya di bawah mistar gawang.
Dilansir dari Football Italia, absennya kiper berusia 37 tahun ini bukan karena masalah kebugaran fisik, melainkan sanksi disiplin lama yang terbawa dari kariernya di Brasil. Berdasarkan laporan Gazzetta, ia wajib menjalani sanksi larangan bertanding satu laga akibat kartu merah yang diterimanya saat membela Botafogo pada 30 Mei lalu. Pada laga tersebut, sang penjaga gawang diusir keluar lapangan karena dinilai menghina perangkat pertandingan.
Meskipun sempat menjatuhkan permohonan maaf secara terbuka melalui media sosial, hukuman awal yang dijatuhkan sebenarnya mencapai empat pertandingan. Beruntung bagi pemain berpengalaman tersebut, proses banding yang diajukannya berbuah manis dan hukumannya dipangkas menjadi hanya satu laga saja. Sanksi sisa inilah yang harus dituntaskannya saat Si Nyonya Tua bertamu ke markas Cagliari.
Untuk menambal lubang di skuad utama, pelatih Juventus memutuskan memanggil penjaga gawang muda dari tim akademi, Riccardo Radu, untuk bergabung bersama Guglielmo Vicario dan Carlo Pinsoglio. Kehadiran Radu di bangku cadangan menunjukkan bagaimana klub tetap mengantisipasi segala situasi darurat di sektor penjaga gawang demi menjaga kedalaman skuad di kompetisi Serie A.
Keputusan manajemen mendatangkan kiper veteran ini sendiri diambil setelah mereka kehilangan Kamil Grabara yang mengalami cedera ACL parah pada debutnya. Neto direkrut sebagai agen bebas pada akhir September dengan ikatan kontrak jangka pendek hingga akhir musim ini, sebelum nantinya pos penjaga gawang akan dievaluasi kembali terkait masa depan pemain pinjaman tersebut.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang