Ruben Amorim dikabarkan sedang mempelajari peran baru untuk Adrien Rabiot sebagai trequartista di belakang striker Goncalo Ramos. Langkah ini otomatis membuka peluang bagi pemain lain untuk mengisi lini tengah AC Milan.
Rossoneri tampil buruk di pramusim, puncaknya saat dibantai Chelsea 3-0. Pelatih anyar itu masih mencari formula terbaik untuk skuadnya. Sejauh ini, ia lebih condong memakai formasi 3-4-2-1, tetapi ada beberapa penyesuaian yang bisa memaksimalkan pemain yang ada.
Menurut La Gazzetta dello Sport, ide Amorim adalah memainkan Rabiot dan Christian Pulisic sebagai trequartista pendukung di belakang penyerang tengah. Ini bukan hal baru bagi Rabiot, yang pernah menjalani peran serupa di bawah arahan Roberto De Zerbi saat membela Olympique Marseille.
Pemain timnas Prancis itu punya naluri gol tajam. Di posisi tersebut, ia mencetak delapan gol dan lima assist hanya dalam 22 pertandingan. Pada musim lalu bersama Milan, pemain berusia 31 tahun itu juga produktif dengan kontribusi enam gol dan lima assist dalam 32 penampilan.
Jika Rabiot bergeser ke posisi itu, slot lini tengah di samping Luka Modric menjadi kosong. Peluang besar diberikan kepada Ardon Jashari. Konsekuensinya, Rafael Leao kehilangan tempat, tetapi ia memang diperkirakan hengkang pada musim panas ini.
Rencana ini masih hipotetis karena Rabiot belum bertemu langsung dengan Amorim. Ia menunda kepulangannya setelah liburan pasca-Piala Dunia. Keputusan akhir masih menunggu, tetapi jika terealisasi, perubahan ini bisa menjadi angin segar bagi lini serang Milan yang sedang mencari identitas.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang