Hasil imbang 1-1 saat menjamu Cagliari di Allianz Stadium meninggalkan rasa geram yang mendalam di ruang ganti Juventus. Randal Kolo Muani, pahlawan penyelamat Bianconeri lewat golnya di pengujung laga, secara terbuka melayangkan pesan taktis kepada sang pelatih. Penyerang asal Prancis tersebut merasa timnya tampil jauh lebih berbahaya ketika rekan setimnya, Nick Woltemade, turun ke lapangan untuk mengubah dinamika serangan.

Laga ini memperlihatkan kembali kebuntuan Si Nyonya Tua ketika menghadapi tim-tim gurem di kancah Serie A musim ini. Sebelumnya, mereka sempat tersandung di tangan Sassuolo, dan kali ini kesulitan membongkar pertahanan rapat Cagliari meski sempat mendominasi hingga 71 persen penguasaan bola di babak pertama. Kejutannya datang lebih dulu ketika Daniel Maldini sukses membawa tim tamu unggul secara mengejutkan melawan arus pertandingan yang ada.

Tekanan di lini depan akhirnya sedikit mencair pada menit ke-81 ketika Kolo Muani berhasil menanduk umpan silang akurat dari Kerim Alajbegovic di tiang jauh. Striker yang sempat disorot tajam karena paceklik gol di liga domestik ini bahkan nyaris mencetak gol kedua sesaat kemudian, jika saja bola hasil volinya tidak membentur mistar gawang. Berbicara kepada DAZN Italia, Kolo Muani tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya atas hilangnya dua angka penuh di kandang sendiri.

Masuknya Nick Woltemade dari bangku cadangan menjadi kunci kebangkitan taktik Juventus di paruh kedua pertandingan. Postur tubuh Woltemade yang menjulang memudahkan dirinya memantulkan bola dan memecah konsentrasi bek lawan, sebuah situasi yang langsung dimanfaatkan oleh Kolo Muani untuk melepaskan diri dari kawalan ketat. Dilansir dari Football Italia, sang bomber mengakui bahwa tandem tersebut memberikan ruang gerak jauh lebih luas baginya untuk berkreasi di sepertiga akhir lapangan.

Gol penyeimbang ini menjadi torehan perdana Kolo Muani di Serie A musim ini setelah sebelumnya baru mencetak gol di kompetisi Eropa. Meski sempat dihujani kritik akibat performa angin-anginan, ia memilih fokus bekerja keras dan berharap kepercayaan dari staf pelatih serta rekan setimnya bisa terus memicu ketajamannya di laga-laga krusial berikutnya demi membawa Bianconeri kembali ke jalur kemenangan.