Jelang laga krusial menghadapi Shakhtar Donetsk di Inter Milan, bek andalan Alessandro Bastoni melontarkan pernyataan yang cukup menohok. Ia meminta rekan-rekan setimnya untuk bersikap realistis mengenai ambisi mereka di panggung Eropa musim ini. Situasi di klasemen sementara membuat Nerazzurri berada di bawah tekanan besar setelah menelan hasil negatif pada dua laga awal fase grup.
Dilansir dari Football Italia, Bastoni secara terbuka mengakui bahwa skuad asuhan Cristian Chivu saat ini bukanlah tim yang sama seperti ketika mereka menembus dua laga puncak Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Kenangan pahit saat takluk dari Manchester City pada 2023 serta kekalahan telak 0-5 dari Paris Saint-Germain pada 2025 masih menyisakan transformasi besar di dalam tim.
Start buruk yang kerap ditampilkan La Beneamata di awal pertandingan belakangan ini menjadi sorotan utama. Bastoni dengan jujur menyebut bahwa masalah tersebut bukan bersumber dari taktik pelatih, melainkan faktor mentalitas di atas lapangan serta rentetan kesalahan individu yang harus segera dibenahi.
Perubahan gaya bermain di mana ia kerap naik membantu serangan kini sudah dihafal oleh lawan-lawan di Serie A maupun Eropa. Oleh karena itu, sang bek menegaskan perlunya variasi taktik baru agar lini serang tim tetap mematikan dan tidak mudah diantisipasi oleh lawan.
Di luar lapangan, tahun 2026 sempat menjadi periode berat bagi Bastoni akibat masalah hukum serta kartu merah bersama tim nasional. Namun, ia mampu bangkit lewat kontribusi golnya di UEFA Nations League dan siap membawa klub kembali ke jalur kemenangan.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang