Perjalanan England menuju Piala Dunia musim panas mendatang tidak berjalan mulus setelah mereka harus puas finis di posisi kedua grup di bawah Spanyol. Situasi ini memaksa skuad asuhan Sarina Wiegman melibas jalur play-off yang penuh tekanan demi mengamankan tiket turnamen akbar tersebut di Brasil.

Sebelum melangkah jauh, ketangguhan The Lionesses diuji habis-habisan saat menghadapi Yunani pada babak play-off pertama. Setelah mengemas kemenangan meyakinkan 3-1 di Kreta, tim asuhan Wiegman tampil beringas di Leicester dan membantai sang lawan dengan skor telak 5-0, sehingga memastikan kemenangan agregat 8-1 yang sangat meyakinkan.

Kemenangan masif tersebut membawa Inggris terbang ke babak kualifikasi final untuk menantang Ukraina yang sebelumnya sukses menyingkirkan Slovakia dengan keunggulan agregat 4-1. Duel dua leg penentuan ini dijadwalkan bergulir antara 26 November hingga 5 Desember, di mana leg pertama dihelat di tempat netral akibat konflik yang masih membara.

Pertemuan kontra Ukraina bukanlah hal asing bagi Alessia Russo dan kolega, mengingat kedua tim sempat berjumpa dua kali di fase grup. Saat itu, Inggris tampil perkasa dengan melibas Ukraina 6-1 di Turki serta mengunci kemenangan bersih 3-0 di kandang Everton.

Melalui pengalaman pahit sebagai runner-up Piala Dunia sebelumnya di tangan Spanyol, tekanan kini berada di pundak para srikandi Inggris untuk menuntaskan misi lolos ke Brasil. Laga penentuan di Stadion Wembley pada 5 Desember mendatang bakal menjadi panggung krusial penentu nasib mereka.