Menatap laga tandang krusial dalam lanjutan kompetisi Super League, Persebaya Surabaya langsung memasang mode siaga penuh. Pelatih kepala Bernardo Tavares dengan tegas mengingatkan anak asuhnya agar mewaspadai potensi mematikan dari sang tuan rumah, Persija Jakarta, ketika kedua tim bentrok di Jakarta International Stadium.

Juru taktik asal Portugal tersebut menyoroti ketajaman lini serang Macan Kemayoran serta keunggulan mereka dalam mengeksekusi situasi bola mati. Menurut Tavares, kombinasi kecepatan dalam transisi serangan dan situasi set-piece lawan merupakan ancaman nyata yang wajib diredam oleh barisan pertahanan Bajul Ijo sepanjang 90 menit pertandingan berjalan di lapangan.

Untuk meredam agresivitas tersebut, eks pelatih PSM Makassar ini menekankan pentingnya kedisiplinan taktik tingkat tinggi bagi para pemainnya. Ia menyebut bahwa penerapan skema kombinasi penjagaan ketat secara mandiri alias man-to-man marking serta penjagaan area berbasis zona akan sangat bergantung pada pergerakan bola serta jumlah pemain lawan di sekitar area berbahaya.

Di sisi lain, persiapan skuad Bajul Ijo sedikit dibayangi oleh masalah kebugaran fisik pemain akibat jadwal padat laga beruntun. Tavares menyatakan dirinya masih harus memantau kondisi pemulihan terakhir dalam sesi latihan sebelum benar-benar memutuskan siapa saja penggawa yang siap tempur dan masuk ke dalam daftar susunan pemain utama.

Situasi klasemen sementara saat ini menempatkan Persebaya di peringkat ketujuh dengan mengantongi 13 poin dari berbagai laga yang telah dilakoni. Sementara itu, kubu Macan Kemayoran berada di posisi puncak klasemen dengan raihan 18 poin, membuat duel sarat gengsi ini dipastikan bakal berjalan sengit dan menguji mentalitas tandang tim tamu.