Stadion Sultan Agung di Bantul mendadak bergemuruh ketika Persija Jakarta mengamuk di paruh kedua dan membungkam tuan rumah dengan skor telak empat gol tanpa balas dalam lanjutan kompetisi. Anak asuh Shin Tae Yong sempat dibuat kesulitan oleh pressing ketat tuan rumah sepanjang paruh pertama, di mana dominasi penguasaan bola Macan Kemayoran belum mampu mengoyak jala gawang lawan hingga turun minum.

Selepas jeda, intensitas serangan meningkat drastis dan membuat lini belakang PSIM Yogyakarta kian kewalahan menghadapi gelombang tekanan. Sempat merasakan kekecewaan ketika gol Arlyansyah Abdulmanan pada menit ke-55 dianulir setelah tinjauan VOR karena tertangkap offside, tim tamu sama sekali tidak mengendurkan tempo permainan demi memburu poin penuh di kandang lawan.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-77 ketika Alexander Jeremejeff sukses mencatatkan namanya di papan skor lewat proses sah yang disahkan wasit usai pengecekan VOR. Hanya berjarak empat menit berselang, Stjefan Loncar menggandakan keunggulan menjadi 2-0 memanfaatkan umpan matang dari Kerim Memija yang membuat pertahanan tuan rumah semakin rapuh menjelang pengujung laga.

Kegilaan lini serang Macan Kemayoran berlanjut pada menit ke-87 saat pemain asal Korea Selatan, Kwon Chang Hoon, melepaskan sepakan klinis ke pojok gawang untuk mengubah skor menjadi 3-0. Rangkaian tiga gol kilat dalam kurun waktu 10 menit tersebut benar-benar mematikan perlawanan tuan rumah di atas lapangan hijau.

Menjelang pertandingan bubar tepatnya pada menit ke-90+4, Stjefan Loncar kembali mencatatkan gol keduanya melalui sebuah proses indah yang menutup pesta kemenangan telak 4-0. Hasil positif ini menegaskan ketajaman lini serang tim ibu kota sekaligus mengamankan posisi krusial mereka di papan klasemen sementara.

Hasil Pertandingan Super League

Tim Tuan RumahSkorTim Tamu
PSIM Yogyakarta0 - 4Persija Jakarta
Persita Tangerang2 - 1Garudayaksa
Arema FC2 - 2Bhayangkara FC