Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, mendadak jadi arena pertarungan yang sengit ketika Persik Kediri harus mengakui keunggulan tuan rumah. Macan Putih dipaksa menyerah dengan skor tipis 0-1 dalam lanjutan Super League 2026/2027 pada Minggu (18/10), setelah pertahanan rapat mereka akhirnya jebol menjelang akhir pertandingan.
Gol semata wayang yang menentukan nasib laga ini dicetak oleh Julio Cesar bagi Persib Bandung pada menit ke-79 melalui situasi sepak pojok. Gol tersebut langsung mengubah dinamika permainan sekaligus memupus asa tim tamu untuk mencuri poin dari lawatan tandang mereka ke tanah Sunda.
Pelatih Persik, Marcos Reina, meluapkan kekecewaannya seusai laga terutama menyoroti proses terciptanya gol penentu tersebut. Juru taktik asal Spanyol itu merasa janggal dengan keputusan wasit yang memberikan sepak pojok, ditambah adanya jeda pergantian pemain yang dianggap merugikan konsentrasi lini belakang timnya di momen krusial.
Kendati harus menelan kekalahan pahit akibat detail kontroversial di lapangan, sang pelatih tetap memuji kerja keras anak asuhnya yang mampu mengimbangi kualitas materi pemain Maung Bandung. Rasa bangga yang sama juga diungkapkan oleh penyerang andalan tim, Sergio Castel, yang menilai seluruh skuad telah berjuang habis-habisan menghadapi sang juara bertahan di kandang mereka sendiri.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang