Badai kritik dan hasil minor akhirnya menamatkan petualangan Vincenzo Montella di kursi kepelatihan Turki. Setelah tiga tahun menakhodai skuad Bulan Sabit Merah, pelatih asal Italia tersebut resmi didepak menyusul rentetan hasil buruk yang membakar tekanan di tubuh tim nasional pada awal UEFA Nations League.
Keputusan pahit ini diambil federasi setelah Turki menelan empat kekalahan beruntun di awal kampanye Nations League sepanjang jeda internasional September hingga Oktober. Situasi kian pelik karena Montella harus memutar otak tanpa kehadiran pilar utama seperti Hakan Calhanoglu, Kenan Yildiz, serta Arda Guler saat menghadapi lawan berat macam Prancis, Italia, dan Belgia.
Meski harus meninggalkan jabatannya dengan kepala tertunduk, pelatih berusia berpengalaman ini sama sekali tidak menyimpan amarah. Melalui unggahan emosional di akun media sosial pribadinya pada hari Minggu, ia menyampaikan salam perpisahan yang menyentuh hati kepada seluruh publik sepak bola setempat, mengenang memori manis saat membawa tim lolos ke Euro 2024 dan Piala Dunia 2026.
Dalam pesan perpisahannya, Montella secara khusus mengucapkan terima kasih kepada mantan Presiden TFF Mehmet Büyükekşi yang dulu membawanya, jajaran staf kepelatihan, hingga para pemain yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa di atas lapangan. Ikatan batin yang kuat terbukti dari membanjirinya pesan cinta dari para pemain usai pemecatan tersebut diumumkan.
"Setiap cerita pasti punya akhir, tapi beberapa perjalanan meninggalkan bekas yang jauh melampaui batas lapangan hijau," tulis Montella di Instagram. Ia menutup pesannya dengan penegasan bahwa dukungan suporter yang luar biasa membuat negara tersebut akan selalu memiliki tempat spesial di dalam lubuk hatinya paling dalam.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang