Klub League One Peterborough United baru saja menghadapi sorotan tajam setelah pemilik Forest Green Rovers, Dale Vince, melontarkan tuduhan serius terkait proses perekrutan manajer anyar mereka. Tuduhan ini mencuat menyusul penunjukan Robbie Savage sebagai juru taktik baru yang menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Luke Williams di Stadion Weston Homes.

Dalam wawancaranya dengan BBC Radio Gloucestershire, Dale Vince mengklaim bahwa pihaknya awalnya secara tegas menolak permintaan Peterborough untuk berbicara dengan sang pelatih. Namun, situasi berubah pelik ketika klub berjuluk Posh tersebut diduga melangkah lebih jauh dengan melakukan kontak langsung kepada pelatih berusia 51 tahun itu sebelum kesepakatan resmi tercapai pada awal Oktober lalu.

Vince menilai bahwa tindakan tersebut mencederai etika sepak bola dan menempatkan mantan pemain tim nasional tersebut dalam posisi yang sulit di tengah negosiasi. Ia menyebut bahwa Savage sempat mendatangi manajemen Forest Green untuk menyampaikan minat dari klub lain, yang kemudian memaksa pihak klub merelakan kepergian sang pelatih demi kebaikan personal sang juru taktik.

Menanggapi panasnya situasi ini, Chairman Peterborough United yakni Darragh MacAnthony langsung angkat bicara melalui akun media sosial X. Ia dengan tegas membantah segala tudingan miring tersebut dan memastikan bahwa seluruh proses administratif dalam memboyong pelatih baru telah berjalan sesuai koridor regulasi yang berlaku selama 20 tahun pengalamannya di kancah English Football League.

Terlepas dari drama di balik layar yang memanas, Robbie Savage langsung memberikan dampak positif di atas lapangan hijau dengan mempersembahkan kemenangan 3-1 atas Leicester City. Hasil krusial ini tentu mendongkrak kepercayaan diri tim jelang laga kandang akhir pekan melawan Burton Albion dalam lanjutan kompetisi liga.