Asosiasi Pesepak bola Profesional (PFA) resmi memulai proses hukum terhadap English Football League (EFL) terkait perubahan aturan batas gaji di League One. Langkah ini menjadi bumerang di tengah persiapan musim 2026-27 yang akan bergulir akhir pekan ini.
Pada bulan Mei lalu, EFL mengumumkan bahwa League One akan mengganti kerangka Profitability and Sustainability (P&S) dengan Squad Cost Rules (SCR) mulai musim 2026-27. Perubahan ini akan memangkas persentase pengeluaran gaji klub dari 60% menjadi 50% dari pendapatan, sebuah langkah yang disebut EFL untuk menjaga stabilitas keuangan.
Namun, PFA menilai proses pengambilan keputusan ini cacat prosedur. Mereka berargumen bahwa perubahan tersebut tidak bisa diterapkan tanpa persetujuan penuh dari Komite Konsultasi dan Negosiasi Sepak bola (PFNCC), yang melibatkan PFA, FA, dan Premier League. "Kami yakin proses voting klub-klub untuk menerapkan aturan baru ini tidak sesuai dengan prosedur konsultasi yang disyaratkan," demikian pernyataan resmi PFA.
Di sisi lain, EFL menyatakan "kecewa" dengan gugatan PFA. Mereka menilai aturan baru ini bukan perubahan besar yang mempengaruhi hak-hak pemain. "Aturan ini dirancang untuk mendukung pengendalian biaya yang bertanggung jawab dan meningkatkan keberlanjutan finansial di League One," ujar juru bicara EFL. Mereka juga menegaskan akan terus berdialog dengan PFA.
Ketegangan ini mengingatkan pada 2021, ketika rencana serupa untuk memberlakukan batas gaji di League One dan League Two gagal total. Saat itu, panel arbitrase independen mengabulkan gugatan PFA yang menyebut batas gaji £2,5 juta untuk klub League One dan £1,25 juta untuk League Two sebagai "ilegal dan tidak dapat dipaksakan".
Bagi klub-klub yang baru terdegradasi dari Championship, aturan ini memberi kelonggaran: mereka boleh menghabiskan 65% pendapatan untuk gaji di musim pertama, turun dari 75%. Namun, skema baru ini juga memasukkan gaji manajer dan membatasi pengeluaran dari suntikan dana pemilik maksimal 50%.
Dengan adanya gugatan hukum ini, masa depan aturan SCR di League One menjadi tidak pasti. Apakah kompetisi akan berjalan normal atau justru diwarnai gejolak di luar lapangan? Yang jelas, para penggemar sepak bola Inggris akan semakin disuguhi drama yang tidak kalah seru dengan pertandingan di atas rumput.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang