Jeda internasional kali ini menjadi momentum manis bagi Tim Nasional Amerika Serikat di bawah komando Mauricio Pochettino. Dari rangkaian laga uji coba yang melelahkan, sang juru taktik sukses merealisasikan hampir seluruh target utamanya, termasuk memberikan kesempatan debut kepada total 13 pemain baru dari 28 nama yang dipanggil ke skuad.
Sorotan utama tentu mengarah pada ketajaman para pemain remaja yang memborong tujuh dari total 12 gol skuad Negeri Paman Sam sepanjang periode ini. Penyerang muda berbakat seperti Julian Hall tampil menonjol dengan torehan tiga golnya, sementara wonderkid Philadelphia Union, Cavan Sullivan, sukses mencuri perhatian publik lewat gol lob spektakuler jarak jauh ke gawang Meksiko.
Kendati para bintang muda tampil menjanjikan dan langsung klop dengan sistem tim, Pochettino mengakui masih ada beberapa pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Lini pertahanan tengah dan posisi penjaga gawang masih menyisakan tanda tanya besar, mengingat rotasi yang dilakukan sang pelatih belum memberikan jawaban mutlak terkait siapa partner ideal bagi Chris Richards.
Situasi ini bakal segera diuji dalam waktu dekat ketika Amerika Serikat menatap babak perempat final Concacaf Nations League menghadapi Haiti pertengahan November mendatang. Kehadiran kembali para pemain abroad senior seperti bintang AC Milan Christian Pulisic dipastikan bakal memperketat persaingan tempat utama di dalam skuad.
Di sisi lain, kebangkitan performa Gio Reyna yang sukses melahap 259 menit tanpa cedera menjadi berkah tersendiri bagi sang pelatih asal Argentina. Dengan kombinasi pemain senior berpengalaman dan ledakan para talenta belia, Pochettino kini dihadapkan pada dilema menyenangkan jelang perburuan trofi resmi berikutnya.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang