Manchester City akan memulai perjalanan mereka di Liga Champions 2026/27 dengan bertandang ke markas juara Portugal, Porto, pada Selasa, 8 September 2026. Kick-off pukul 20:00 BST atau 02:00 WIB dini hari. Laga ini menjadi ujian pertama bagi skuad asuhan Enzo Maresca di kompetisi Eropa setelah mereka tampil impresif di Premier League dengan meraih tiga kemenangan beruntun. Sementara Porto juga sempurna di liga domestik dengan mengumpulkan 15 poin dari lima laga, menjadikan pertemuan ini sebagai bentrok dua tim yang sedang on fire.

City datang ke Portugal dengan modal kepercayaan diri tinggi. Kemenangan 1-0 atas Coventry City pada akhir pekan lalu menegaskan dominasi mereka di Inggris, dan Erling Haaland kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol tunggal kemenangan tersebut. Striker Norwegia itu kini telah mengoleksi tiga gol dalam dua pertandingan terakhir, dan menjadi ancaman utama bagi lini belakang Porto yang dikenal disiplin. Namun, Maresca mungkin akan melakukan rotasi mengingat derby Manchester melawan Manchester United sudah menanti pada akhir pekan.

Porto sendiri kembali ke Liga Champions setelah absen sejak musim 2023/24. Di bawah asuhan pelatih asal Italia, Francesco Farioli, mereka tampil menggila di liga domestik dengan mencetak 11 gol dan hanya kebobolan sekali dalam lima pertandingan. Skuad Porto diperkuat beberapa pemain yang akrab dengan sepak bola Inggris, seperti mantan bek Southampton dan Aston Villa, Jan Bednarek, mantan pemain Arsenal, Jakub Kiwior, serta eks penyerang Norwich City, Borja Sainz. Menariknya, gelandang Seko Fofana bisa menghadapi mantan klubnya, Manchester City, tempat ia pernah menimba ilmu di akademi namun tidak pernah tampil di tim utama.

Di kubu City, ada kekhawatiran terkait kondisi Nico O'Reilly yang mengalami cedera punggung saat pemanasan sebelum laga melawan Coventry. Sebagai gantinya, Enzo Fernandez yang dibeli dengan harga £125 juta (sekitar Rp2,5 triliun) dari Chelsea langsung tampil impresif pada debutnya. Begitu pula dengan rekrutan anyar Iliman Ndiaye yang menunjukkan kualitasnya. Performa Fernandez membuat Ayyoub Bouaddi, yang didatangkan dari Lille dengan biaya £86 juta (sekitar Rp1,7 triliun), harus bersabar menunggu kesempatan menjadi starter setelah dua kali masuk sebagai pengganti.

Laga ini diprediksi berjalan ketat. Porto yang tampil perkasa di kandang sendiri akan mencoba menekan sejak awal, sementara City memiliki kualitas individu untuk memecah kebuntuan. FourFourTwo memprediksi City menang 3-1, tetapi bukan tidak mungkin Porto memberikan kejutan. Terlebih, Farioli dikenal sebagai pelatih taktis yang mampu mengatur strategi melawan tim-tim besar. Pertandingan ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kedua tim, dan bagi City, ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka serius menargetkan trofi Liga Champions musim ini.

Porto vs Manchester City
Erling Haaland menjadi andalan Manchester City di lini depan. (Foto: FourFourTwo)

Bagi Anda yang ingin menonton, laga ini disiarkan langsung oleh Prime Video di Inggris (dengan uji coba gratis 30 hari), Paramount+ di Amerika Serikat, dan Stan Sport di Australia. Namun, untuk penonton di Indonesia, belum ada informasi resmi mengenai stasiun televisi yang menyiarkan. Anda dapat memeriksa jadwal siaran lokal atau platform streaming berlangganan. Pastikan untuk tidak melewatkan aksi kedua tim yang diprediksi menyajikan duel sengit penuh gol.